Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

IHSG Ditutup Melemah 0,46% ke 7.559, Saham DSSA Jadi Top Losers

IHSG Ditutup Melemah 0,46% ke 7.559, Saham DSSA Jadi Top Losers Kredit Foto: Antara/Aprillio Akbar
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 34,73 poin atau -0,46% ke level 7.559,38 pada perdagangan Selasa, 21 April 2026. Sepanjang hari, IHSG bergerak lesu dari kisaran level 7.511,82 ke 7.568,98.

Keputusan MSCI untuk kembali membekukan saham Indonesia dalam peninjauan Mei 2026 menjadi salah satu faktor yang memperberat tekanan indeks. 

Pelemahan juga tidak lepas dari kondisi global, terutama akibat ketidakpastian konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Situasi memanas setelah insiden penyitaan kapal kargo Iran yang berupaya menembus blokade AS pada akhir pekan lalu. Ancaman balasan dari Teheran semakin memperbesar kekhawatiran eskalasi konflik.

Tak hanya itu, gangguan di Selat Hormuz juga turut menekan distribusi energi global. Data pelayaran menunjukkan lalu lintas kapal kembali tersendat setelah sempat pulih pada Sabtu.

Harapan proses damai pun mulai memudar menjelang berakhirnya gencatan senjata pekan ini. Bahkan, rencana pembicaraan lanjutan AS-Iran di Pakistan masih belum pasti, karena Teheran belum mengambil keputusan final untuk hadir. 

Namun, pergerakan saham pada akhir perdagangan hari ini didominasi rapor hijau. Sebanyak 386 saham menanjak, 264 saham merosot dan 168 saham mendatar. 

Sembilan sektor menguat, industrial 2,58%, bahan baku 2,33%, transportasi 1,61%, barang konsumen non primer 1,54%, teknologi 1,10%, properti 1,05%.

Sektor barang konsumen primer 0,62%, keuangan 0,52%, dan kesehatan 0,15%. Sementara itu, sektor energi ambles -1,02% dan infrastruktur terkoreksi -0,07%.

Hingga akhir sesi, IHSG mencatatkan volume perdagangan 43,1 miliar lembar saham dengan frekuensi 2,7 juta kali. Nilai transaksi yang dibukukan Rp17,8 triliun dengan kapitalisasi pasar Rp13.468 triliun. 

Baca Juga: Rebalancing MSCI Ditunda, Momentum atau Ancaman?

Baca Juga: Respons Keputusan MSCI, BEI: Empat Proposal Reformasi Sudah Diakui

Emiten Grup Sinarmas, PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) menjadi saham top losers dengan koreksi -14,98% ke Rp2.780. Disusul PT Golden Flower Tbk (POLU) anjlok -14,95% ke Rp17.775 dan PT Ifishdeco Tbk (IFSH) terjun -14,75% ke Rp2.370.

Jajaran top gainers diduduki PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) yang terbang 34,91% ke Rp228, PT Trimitra Propertindo Tbk (LAND) melonjak 34,72% ke Rp97 dan PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) melesat 34,48% ke Rp156. 

Saham terlaris hari ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dengan nilai transaksi Rp1,3 triliun, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebesar Rp869,54 miliar dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) senilai Rp789,81 miliar. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Advertisement