Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pernyataan Lengkap Taksi Green SM soal Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

Pernyataan Lengkap Taksi Green SM soal Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Perusahaan penyedia jasa taksi listrik, Green SM Indonesia mengakui kendaraan operasionalnya terlibat atas insiden tabrakan KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur.

Menanggapi insiden tersebut, manajemen Green SM Indonesia segera merilis pernyataan resmi kepada publik. Perusahaan menegaskan bahwa pihaknya menaruh perhatian penuh dan serius terhadap peristiwa nahas yang terjadi di kawasan perlintasan sebidang tersebut.

Dalam keterangan tertulisnya, GM SM Indonesia menyatakan bahwa perusahaan telah mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama aparat penegak hukum dan instansi terkait.

"Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung," tulis manajemen Green SM Indonesia dalam pernyataan resminya.

Baca Juga: PT KAI Sampaikan Permohonan Maaf atas Tabrakan KA Jarak Jauh dan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Pihak Green SM menggunakan kesempatan ini untuk meyakinkan publik dan pelanggan mengenai standar operasional mereka. Perusahaan menekankan bahwa keamanan selalu menjadi landasan utama dalam setiap layanan yang diberikan.

"Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan," lanjut pernyataan tersebut.

Berikut pernyataan lengkap dari pihak Green SM Indonesia: 

Green SM Indonesia menaruh perhatian penuh pada terjadinya insiden di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, yang melibatkan satu kendaraan Green SM dan kereta yang melintas. Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung.

Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan. Kami akan terus memberikan perkembangan terbaru seiring dengan tersedianya informasi yang telah diverifikasi. GM SM Indonesia.

Sebelumnya, berdasarkan laporan awal, rangkaian KRL Commuter Line diketahui tertahan lebih lama di stasiun sejak sekitar pukul 19.30 WIB. Kondisi itu diduga dipicu oleh adanya mobil listrik yang mogok di area pelintasan rel sehingga menghambat perjalanan kereta.

Di tengah situasi tersebut, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah belakang kemudian menghantam rangkaian KRL pada rentang waktu pukul 20.40 hingga 20.53 WIB. Benturan keras menyebabkan lokomotif kereta jarak jauh tersebut menembus bagian belakang rangkaian KRL.

Dampak paling parah terjadi pada gerbong belakang KRL yang diketahui merupakan gerbong khusus wanita. Hingga kini, tim gabungan masih melakukan proses evakuasi serta penanganan medis terhadap para korban di lokasi kejadian.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat