Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Profil Guru SDN yang Jadi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Sudah S2

Profil Guru SDN yang Jadi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Sudah S2 Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Nurlela, seorang guru SDN Pulogebang 11, Jakarta Timur.

Almarhumah merupakan salah satu korban meninggal dunia dalam insiden tragis kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.

Merespons peristiwa duka tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung langsung menginstruksikan jajarannya untuk turun tangan memberikan bantuan.

Baca Juga: 14 Tewas di Bekasi, Menkes Kerahkan RS Nasional Tangani Korban Luka Parah dan Trauma

Pemprov DKI dipastikan akan memberikan pendampingan penuh kepada keluarga mendiang Nurlela, yang mencakup proses pengurusan pemakaman hingga bantuan pemulihan psikologis.

"Bapak Gubernur Pramono Anung menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Ibu Nurlela. Atas instruksi Bapak Gubernur, Pemprov DKI Jakarta akan mendampingi keluarga korban sepenuh hati," ujar Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (28/4).

Menurut Chico, Pramono memberikan penghormatan khusus kepada mendiang Nurlela, mengingat kiprahnya sebagai seorang pendidik yang berdedikasi tinggi dalam mencerdaskan anak bangsa.

Terkait insiden kecelakaan ini, Pemprov DKI Jakarta juga memastikan terus menjalin koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan proses penanganan berjalan secara cepat, tepat, dan transparan.

"Pemprov DKI Jakarta menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penanganan pasca-kecelakaan dan memohon doa serta dukungan masyarakat agar keluarga korban diberi ketabahan," pungkas Chico.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat