Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Xi Jinping Murka Usai Ledakan Tambang Batu Bara China Tewaskan 90 Orang

Xi Jinping Murka Usai Ledakan Tambang Batu Bara China Tewaskan 90 Orang Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden China Xi Jinping memerintahkan respons tegas menyusul ledakan tambang batu bara di Provinsi Shanxi yang menewaskan sedikitnya 90 pekerja.

Dalam pernyataannya yang dikutip kantor berita Xinhua, Xi menyerukan “upaya maksimal” untuk menyelamatkan korban dan merawat para pekerja yang terluka akibat tragedi tersebut.

Baca Juga: Restoran Legendaris Gado-Gado Boplo Buka Lowongan Kerja, Terbuka untuk Lulusan SMA/SMK

“Semua wilayah dan departemen harus mengambil pelajaran dari kecelakaan ini, tetap waspada terhadap keselamatan tempat kerja, dan dengan tegas mencegah serta menekan terjadinya kecelakaan besar dan dahsyat,” kata Xi.

Ledakan terjadi di tambang batu bara Liushenyu pada Jumat (22/5) malam waktu setempat saat 247 pekerja berada di bawah tanah.

Pemerintah China langsung mengerahkan 345 personel darurat untuk proses penyelamatan dan evakuasi korban.

Xinhua juga melaporkan bahwa pihak yang dianggap bertanggung jawab atas operasional perusahaan tambang telah ditempatkan “di bawah pengawasan sesuai hukum”.

Langkah tersebut menjadi sinyal keras pemerintah China terhadap dugaan kelalaian keselamatan kerja yang menyebabkan tragedi mematikan itu.

Sebelum ledakan terjadi, kadar karbon monoksida dilaporkan telah melebihi batas aman di area tambang. Gas beracun itu diduga menjadi pemicu utama ledakan.

Insiden ini menjadi kecelakaan tambang paling mematikan di China sejak 2009.

Pemerintah pusat kini disebut tengah melakukan investigasi menyeluruh terhadap operasional tambang batu bara di Shanxi, termasuk evaluasi standar keselamatan kerja di sektor pertambangan nasional.

Provinsi Shanxi merupakan salah satu pusat produksi batu bara terbesar di China dan selama ini menjadi tulang punggung pasokan energi negara tersebut.

Baca Juga: Berani Buat Taruhan Soal Lengsernya Presiden Prabowo, Ternyata Ini Profil Situs Polymarket

Meski Beijing terus memperluas penggunaan energi terbarukan, China masih sangat bergantung pada batu bara untuk memenuhi kebutuhan energi domestik.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar