Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Senior Happy Run 5K: Lansia Sehat, Pariwisata Naik Kelas

Senior Happy Run 5K: Lansia Sehat, Pariwisata Naik Kelas Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menegaskan komitmen memperkuat pariwisata berkualitas di Indonesia sekaligus mendorong gaya hidup sehat bagi lansia.

Komitmen tersebut diwujudkan lewat penyelenggaraan event sport tourism “Senior Happy Run 5K 2026” yang akan digelar pada 12 Juli 2026 di Jakarta.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kemenpar, Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenkraf), Paguyuban Pensiunan, dan Perkumpulan Lansia Aktif Peduli (LANTIP). 

Staf Ahli Bidang Transformasi Digital dan Inovasi Pariwisata Kemenpar, Masruroh, menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang mengedepankan kesehatan, kebahagiaan, serta pemberdayaan generasi senior.

Apresiasi tersebut disampaikan alam sambutannya pada kegiatan peluncuran dan konferensi pers “Senior Happy Run 5K 2026” bertema Run for Health & Happiness di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (28/4/2026).

“Event ini tidak hanya mendorong sport tourism, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan pariwisata yang berdampak dan berkelanjutan. Fokusnya adalah bagaimana pariwisata mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di berbagai aspek,” kata Masruroh, dikutip dari siaran pers Kemenpar, Rabu (29/4).

Menurut Masruroh, kegiatan ini tidak sekadar ajang olahraga, tetapi juga bagian dari penguatan pariwisata berkualitas yang memberikan dampak berkelanjutan bagi lingkungan, ekonomi, dan masyarakat.

Ia juga berharap Senior Happy Run 5K 2026 dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk tetap aktif di segala usia, sekaligus memperkuat promosi destinasi dan ekonomi kreatif nasional.

Ketua Pelaksana Senior Happy Run, Oni Yulfian, menjelaskan penyelenggaraan Senior Happy Run 2026 merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk Kementerian Pariwisata, Kementerian Ekonomi Kreatif, komunitas pensiunan, sponsor, serta mitra lainnya. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam mengembangkan pariwisata berbasis komunitas, kesehatan, dan kebahagiaan.

Happy Run 2026 dirancang sebagai wadah kebersamaan dan interaksi sosial, sekaligus sarana promosi pariwisata dan ekonomi kreatif melalui konsep Sport Tourism for Seniors yang sejalan dengan pengembangan pariwisata berbasis kesehatan dan kebahagiaan.

“Event ini terbuka bagi masyarakat berusia 50 tahun ke atas. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar aman, nyaman, dan menyenangkan bagi lansia, sehingga mereka dapat tetap aktif tanpa rasa khawatir. Kami meyakini olahraga dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang inklusif bagi semua usia,” ujar Oni.

Dengan target 1.000 peserta, Senior Happy Run 5K juga menghadirkan Expo Produk Kesehatan, Bazar Kuliner UMKM, serta penampilan Pertunjukan Kesenian yang menyertai seluruh rangkaian kegiatan. 

Rute lari sejauh 5 kilometer dirancang melingkar dan strategis di kawasan Jakarta Pusat. Peserta akan dilepas dari halaman Gedung Sapta Pesona di Jalan M.H. Thamrin, kemudian melintasi Jalan Medan Merdeka Barat menuju kawasan Monas, berlanjut ke Jalan Medan Merdeka Selatan, dan kembali ke Jalan M.H. Thamrin hingga garis finish di titik awal.

Pendaftaran Senior Happy Run 5K 2026 telah dibuka untuk umum dengan biaya partisipasi sebesar Rp200.000. Masyarakat dapat memanfaatkan harga presale sebesar Rp175.000 yang berlaku hingga 12 Mei 2026.

Selain lari santai, event ini diintegrasikan dengan kegiatan Expo Kesehatan dan Bazar UMKM guna mendukung ekonomi kreatif, serta dilengkapi dengan Pertunjukan Kesenian untuk menciptakan suasana yang edukatif dan rekreatif.

Baca Juga: Geopolitik Memanas, Kemenpar Geser Fokus Pariwisata dari Barat ke Asia

Baca Juga: Target Pertumbuhan 8% 2029, Pemerintah Siapkan Asuransi Pariwisata di Labuan Bajo

Kegiatan ini turut dihadiri Dewan Pembina PARAPENSPAR Sapta Nirwandar serta Wakil Ketua Umum Perkumpulan Lansia Aktif Peduli Indonesia (LANTIP Indonesia) Sumantoro Radjiman, bersama para pemangku kepentingan lainnya.

Melalui dukungan terhadap kegiatan ini, Kementerian Pariwisata menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan sport tourism yang inklusif, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran pariwisata sebagai penggerak kesejahteraan masyarakat.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Tag Terkait: