Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

MBG Dievaluasi Total, Pemerintah Benahi Penerima dan Perketat Standar Dapur Usai Kasus Keracunan

MBG Dievaluasi Total, Pemerintah Benahi Penerima dan Perketat Standar Dapur Usai Kasus Keracunan Kredit Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah mulai melakukan pembenahan menyeluruh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), mulai dari penataan penerima manfaat hingga peningkatan standar keamanan pangan di dapur penyedia makanan.

Langkah tersebut dilakukan setelah muncul berbagai evaluasi terkait ketepatan sasaran program dan sejumlah kasus keracunan yang sempat menjadi sorotan publik.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah ingin memastikan program MBG berjalan lebih efektif sekaligus aman bagi seluruh penerima manfaat.

Menurut dia, pembenahan akan difokuskan pada penerima manfaat yang selama ini belum mendapatkan akses, terutama di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Selain distribusi penerima, pemerintah juga memberi perhatian besar terhadap kualitas pengelolaan dapur MBG.

Zulhas menegaskan aspek kebersihan dan keamanan pangan menjadi prioritas utama yang tidak boleh diabaikan.

Ia menekankan pemerintah menerapkan prinsip tanpa toleransi terhadap kasus keracunan makanan dalam program tersebut.

"Karena kita tidak ada zero tolerance terhadap keamanan pangan ini. Walaupun satu, enggak boleh lagi ada yang keracunan," ujar Zulhas.

Pemerintah menilai kualitas dapur menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program MBG yang kini menjangkau jutaan siswa di seluruh Indonesia.

Karena itu, evaluasi akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa pekan ke depan guna memastikan seluruh standar operasional dijalankan dengan baik.

Baca Juga: BEM UI Gelar Aksi 'Menuju Indonesia Bangkrut', Soroti BBM hingga MBG

Di sisi lain, Badan Gizi Nasional juga tengah menyiapkan penataan ulang penerima manfaat agar bantuan lebih tepat sasaran dan tidak lagi dinikmati kelompok yang sebenarnya mampu.

Proses evaluasi tersebut akan menjadi bagian dari perbaikan besar program MBG yang saat ini tengah dijalankan pemerintah.

Dengan pembenahan penerima manfaat dan penguatan standar keamanan pangan, pemerintah berharap pelaksanaan MBG ke depan menjadi lebih efektif, tepat sasaran, dan bebas dari kasus yang dapat membahayakan kesehatan penerima manfaat.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama