Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Danamon Bukukan Laba Bersih Rp1,1 Triliun pada Kuartal I 2026, Tumbuh 35 Persen

Danamon Bukukan Laba Bersih Rp1,1 Triliun pada Kuartal I 2026, Tumbuh 35 Persen Kredit Foto: PT Bank Danamon Indonesia
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Bank Danamon Indonesia Tbk mencatatkan kinerja positif pada kuartal I 2026 dengan membukukan laba bersih periode berjalan konsolidasian sebesar Rp1,1 triliun, tumbuh 35 persen secara tahunan atau year-on-year.

Kenaikan laba tersebut ditopang pertumbuhan 12 persen pada pendapatan operasional sebelum pencadangan (pre-provision operating profit/PPOP), setelah memperhitungkan dampak implementasi PSAK 338. Pertumbuhan profitabilitas itu juga didukung oleh kenaikan 9 persen pada total kredit dan trade finance konsolidasian, serta pertumbuhan 16 persen pada total simpanan konsolidasian.

Direktur Utama Danamon, Nobuya Kawasaki, mengatakan perseroan memulai 2026 dengan kinerja yang solid di tengah upaya menjaga pertumbuhan intermediasi dan kualitas aset.

“Danamon mengawali tahun 2026 dengan kinerja keuangan yang kuat, dengan mencatatkan pertumbuhan pada penyaluran kredit, penghimpunan dana, serta profitabilitas, serta tetap menjaga kualitas aset dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian. Dengan arahan strategis untuk Tumbuh Bersama sebagai Satu Grup Finansial, Danamon berkomitmen tetap menjadi penyedia solusi finansial yang mendapatkan kepercayaan nasabah, serta terus dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian Indonesia,” ujar Nobuya Kawasaki.

Per 31 Maret 2026, Danamon membukukan total kredit dan trade finance konsolidasian sebesar Rp216,2 triliun atau tumbuh 9 persen secara tahunan. Pertumbuhan tersebut ditopang kenaikan kredit 11 persen pada lini bisnis Enterprise Banking & Financial Institution, 9 persen pada SME Banking, 7 persen pada Consumer Banking, dan 5 persen pada Adira Finance.

Di sisi penghimpunan dana, total giro, tabungan, dan deposito (CASA dan deposito) konsolidasian tercatat sebesar Rp176,1 triliun, meningkat 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi profitabilitas, Danamon membukukan PPOP konsolidasian sebesar Rp2,6 triliun pada kuartal I 2026, naik 12 persen secara tahunan. Dengan perbaikan 13 persen pada biaya kredit (cost of credit), laba operasional konsolidasian tercatat sebesar Rp1,6 triliun.

Sementara itu, margin bunga bersih (net interest margin/NIM) Danamon berada di level 7,6 persen pada akhir Maret 2026.

Kualitas aset juga tetap terjaga. Per 31 Maret 2026, Danamon mencatatkan rasio loan at risk (LAR) sebesar 8,2 persen, membaik 2,4 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya. Rasio kredit bermasalah (NPL) bruto tercatat 1,6 persen atau membaik 30 basis poin, sementara rasio cakupan NPL (NPL coverage ratio) mencapai 290,6 persen, meningkat 8,3 poin persentase.

Dalam kinerja operasional, Danamon mencatat pertumbuhan 36 persen secara tahunan pada penyaluran synergy loan bersama Adira Finance di ekosistem otomotif.

Pertumbuhan tersebut didorong dukungan Danamon bersama Adira Finance dan MUFG dalam ajang Indonesia International Motor Show Jakarta 2026 yang berlangsung pada 5-15 Februari 2026. Dalam ajang itu, Danamon mencatatkan pertumbuhan volume transaksi sebesar 9 persen secara tahunan.

Baca Juga: MUFG-Danamon-Adira Bergandengan Bangun Infrastruktur Air di Aceh

Pada sisi digital, aplikasi D-Bank PRO mencatat pertumbuhan jumlah transaksi sebesar 31 persen dan kenaikan nilai transaksi sebesar 39 persen secara tahunan. Sementara Danamon Cash Connect mencatat pertumbuhan jumlah nasabah pengguna sebesar 24 persen, serta pertumbuhan 11 persen pada jumlah dan nilai transaksi.

Sepanjang kuartal I 2026, Danamon juga meraih sejumlah penghargaan, antara lain rangkaian penghargaan pada The 9th Infobank Satisfaction, Loyalty, and Engagement Awards 2026 dari Infobank, serta Indonesia Top Digital Financial Brands Awards 2026 kategori KBMI 3 – E-Banking dari The Iconomics.

Danamon menyatakan capaian kuartal I 2026 menjadi fondasi untuk melanjutkan pertumbuhan sepanjang tahun ini, seiring strategi perseroan untuk tumbuh bersama sebagai satu grup finansial.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat