Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

KSP Janji Bantu Bereskan Hambatan Pelindo, Demi Perkuat Ekosistem Logistik

KSP Janji Bantu Bereskan Hambatan Pelindo, Demi Perkuat Ekosistem Logistik Kredit Foto: Pelindo
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman mulai menyoroti penguatan sektor logistik nasional melalui kunjungan kerja ke PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo di Jakarta, Selasa (13/5). Kunjungan tersebut menjadi agenda perdana Dudung ke perusahaan BUMN sejak menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Pertemuan itu tidak hanya membahas operasional pelabuhan, tetapi juga menyoroti peran pelabuhan sebagai penggerak rantai pasok nasional dan penopang agenda pembangunan pemerintah. Salah satu pembahasan utama adalah penguatan ekosistem logistik yang dinilai memiliki pengaruh langsung terhadap distribusi barang dan aktivitas ekonomi nasional.

Dalam pertemuan tersebut, Dudung menegaskan Kantor Staf Presiden memiliki fungsi memastikan program prioritas pemerintah berjalan selaras, termasuk agenda penguatan logistik nasional.

“Saya selaku KSP punya tugas bagaimana menyelaraskan program-program Presiden Prabowo dan memastikan program unggulan Bapak Presiden, salah satunya bagaimana ekosistem logistik ini akan mendukung program nasional,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Jakarta, Jumat (15/5/2026). 

Di hadapan jajaran KSP, Direktur Utama Pelindo Achmad Muchtasyar menjelaskan transformasi pelabuhan yang saat ini dijalankan perusahaan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kinerja bisnis, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat fungsi strategis pelabuhan bagi negara.

Menurut Achmad, pelabuhan memiliki tanggung jawab yang lebih luas dibanding sekadar pusat aktivitas bongkar muat. Infrastruktur kepelabuhanan juga berperan dalam mendukung pelayanan publik hingga memperkuat kepentingan nasional.

“Pelabuhan memiliki fungsi tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga melaksanakan kewajiban pelayanan kepada negara atau public service obligation. Di samping itu, Pelindo juga memiliki peran dalam menjaga kedaulatan negara melalui penguatan fungsi pelabuhan dalam memberikan nilai tambah bagi negara,” kata Achmad.

Pelindo juga memaparkan sejumlah agenda transformasi yang sedang berjalan, mulai dari peningkatan standar layanan, integrasi sistem operasional, hingga penguatan ekosistem logistik berbasis teknologi.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Dudung bersama jajaran KSP meninjau ruang Planning and Control (P&C) di Pelabuhan Tanjung Priok. Fasilitas tersebut digunakan untuk memantau pergerakan operasional pelabuhan, termasuk pengaturan jadwal sandar kapal secara real-time.

KSP juga menyatakan siap membantu percepatan penyelesaian persoalan lintas kementerian yang dinilai berpotensi menghambat pengembangan sektor kepelabuhanan.

Baca Juga: Pelindo Bersama KAI, KITB, BUMD Jateng, dan Perumda Batang Resmi Teken MoU Kembangkan Dry Port Industropolis Batang

Baca Juga: Pelindo Layani 215 Kapal Pesiar dengan 424.507 Penumpang Sepanjang 2025

Baca Juga: Dukung PSEL, Pelindo Siapkan Lahan di Benoa untuk Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik

“KSP tentunya hanya sebagai penyambung untuk menyelesaikan persoalan-persoalan Pelindo dengan kementerian yang belum tuntas atau menghambat. Kalau ini dituntaskan secara cepat, maka akan selesai dengan baik dan tentunya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” kata Dudung.

Pelindo menilai sinergi antara regulator, operator pelabuhan, dan pemangku kepentingan lain menjadi bagian penting untuk memperkuat efisiensi logistik nasional di tengah meningkatnya kebutuhan distribusi dan perdagangan.

“Transformasi pelabuhan bukan hanya tentang infrastruktur dan teknologi, tetapi juga membangun ekosistem kerja yang terintegrasi,” ujar Achmad.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri