Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Herdman Blak-blakan! Tak Lagi Andalkan Pemain Senior, Timnas Indonesia Fokus Talenta Muda untuk 2030

Herdman Blak-blakan! Tak Lagi Andalkan Pemain Senior, Timnas Indonesia Fokus Talenta Muda untuk 2030 Kredit Foto: Kemenpora
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pelatih timnas Indonesia John Herdman mulai mengubah arah pembangunan skuad Garuda. Fokusnya kini bukan lagi pada pemain senior, tapi talenta muda yang dianggap lebih siap untuk masa depan.

Selama empat bulan di Indonesia, Herdman mengaku lebih banyak mengamati pemain usia muda. Ia bahkan secara terbuka menyebut tidak terlalu fokus pada pemain berusia 28 hingga 36 tahun.

"Saya tidak memantau pemain berusia 28 hingga 36 tahun meski mereka menawarkan sesuatu yang menarik. Saya begitu tertarik dengan talenta muda ini," kata Herdman. Pernyataan ini jadi sinyal jelas arah regenerasi yang ingin ia bangun.

Sejumlah nama mulai masuk radar, termasuk pemain muda yang tampil di liga domestik. Salah satunya Doni Tri Pamungkas yang disebut menarik perhatian dalam pemusatan latihan terakhir.

Herdman menilai pemain muda Indonesia punya peluang besar untuk berkembang lebih jauh. Ia melihat potensi mereka bukan hanya untuk timnas, tapi juga untuk menembus kompetisi luar negeri.

"Kami merasa bahwa sangat penting bagi para pemain muda untuk memperoleh banyak pengalaman karena mereka masih punya peluang besar untuk bermain ke luar negeri," ujarnya. Pengalaman internasional jadi kunci untuk naik level.

Meski begitu, Herdman tidak menutup mata bahwa kualitas saat ini belum cukup. Ia menyebut Indonesia sudah mulai mendekati level tersebut, tapi masih butuh lebih banyak talenta.

"Kita sudah semakin dekat dengan talenta berbakat semacam Marselino, tapi kita masih memerlukan banyak lagi talenta untuk bisa menembus batasan tersebut," kata dia. Pernyataan ini jadi pengingat bahwa jalan masih panjang.

Di balik itu semua, target besar sudah dipasang. Herdman menyebut generasi sekarang punya peluang untuk membangun jalan menuju Piala Dunia 2030.

Baca Juga: Neymar Masuk Daftar Timnas Brasil, Tapi Belum Aman! Ancelotti Pasang Syarat Keras

"Saya rasa ini adalah generasi tim yang sangat menarik," ujarnya. Ia menegaskan periode kualifikasi ke depan akan jadi fase krusial bagi perkembangan tim.

Namun ia juga mengingatkan proses regenerasi tidak akan berjalan lurus. Dinamika dalam satu hingga dua tahun ke depan akan sangat menentukan wajah timnas Indonesia ke depan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama

Tag Terkait: