Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Rosan Sebut Pembentukan Danantara Sumberdaya Demi Cegah Praktik Curang Ekspor

Rosan Sebut Pembentukan Danantara Sumberdaya Demi Cegah Praktik Curang Ekspor Kredit Foto: Dok. BPMI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Chief Executive Officer (CEO) Danantara IndonesiaRosan Roeslani, menjelaskan pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) sebagai perusahaan yang akan berfokus pada transparansi transaksi ekspor di Indonesia.

Menteri Investasi dan Hilirisasi merangkap Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu mengatakan pembentukan DSI merupakan tindak lanjut atas arahan Prabowo Subianto terkait pengawasan transaksi ekspor nasional. Langkah tersebut juga disebut menjadi bagian dari penerapan good governance dalam tata kelola pemerintahan.

“Kami sudah membentuk satu badan yang pertama tadi disampaikan oleh Pak Menko bernama PT Danantara Sumber Daya Indonesia. Yang di mana kami ingin tekankan ini lebih kepada transparansi transaksi,” ujar Rosan dalam konferensi pers, Rabu (20/5/2026).

Rosan melanjutkan, dalam konferensi pers Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) Tahun Anggaran 2027, Presiden Prabowo memandang praktik ekspor Indonesia masih menghadapi sejumlah kejanggalan berdasarkan data yang dipublikasikan World Bank

Baca Juga: Prabowo Siapkan Ekspor SDA Satu Pintu, Danantara Bentuk Danantara Sumberdaya Indonesia

Baca Juga: Airlangga Sebut Transisi Ekspor SDA Dilakukan Bertahap dan Akan Dievaluasi 3 Bulan

Baca Juga: Prabowo Bikin Aturan Baru, Ekspor Sawit hingga Batu Bara Kini Wajib Lewat BUMN.

Dua praktik yang disoroti yakni under-invoicing dan transfer pricing.

“Dalam kurun waktu yang sekian lama kita lihat dari data yang disampaikan oleh Bapak Presiden, data dari World Bank, begitu tingginya under-invoicing dan transfer pricing terhadap komoditas-komoditas kita,” jelas Rosan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Muhammad Farhan Shatry
Editor: Annisa Nurfitri