Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

GBLA Dipastikan Membara! Bojan Hodak Warning Bobotoh Jelang Persib Bisa Juara

GBLA Dipastikan Membara! Bojan Hodak Warning Bobotoh Jelang Persib Bisa Juara Kredit Foto: ILeague
Warta Ekonomi, Jakarta -

Stadion Gelora Bandung Lautan Api dipastikan akan dipenuhi ribuan bobotoh saat Persib Bandung menjamu Persijap Jepara pada laga pekan terakhir Super League 2025-2026, Sabtu (23/5/2026). Atmosfer pertandingan diprediksi memanas karena Persib hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan gelar juara musim ini.

Laga di Stadion GBLA, Bandung, Jawa Barat, itu juga dipastikan hanya dihadiri suporter tuan rumah. Regulasi Super League 2025-2026 melarang kehadiran pendukung tim tamu di stadion sepanjang kompetisi berlangsung.

Situasi tersebut membuat euforia bobotoh diperkirakan memuncak sejak awal pertandingan. Persib berada di ambang gelar juara sehingga ribuan pendukung diprediksi memadati seluruh area stadion.

Di tengah atmosfer panas jelang laga penentuan gelar, pelatih Bojan Hodak justru menyampaikan peringatan serius kepada bobotoh. Ia meminta suporter tidak melakukan invasi lapangan apabila Persib berhasil memastikan gelar juara.

Bojan mengaku tidak ingin kejadian musim lalu kembali terulang. Menurut dia, tindakan turun ke lapangan setelah pertandingan berpotensi menimbulkan kericuhan dan merugikan klub.

“Mengingat kejadian musim lalu, saya tentunya berharap kepada suporter, seandainya kita bisa memenangkan pertandingan jangan sampai turun ke lapangan dan akhirnya situasinya jadi ricuh.”

“Karena ini harus menjadi pembelajaran buat kita. Jangan sampai itu terjadi lagi karena sanksinya pasti ada,” kata Bojan Hodak.

Pesan serupa juga disampaikan bek asing Persib, Federico Barba. Pemain asal Italia itu berharap bobotoh tetap menikmati momen perayaan dengan tertib tanpa melakukan tindakan yang bisa merugikan tim.

Menurut Barba, dukungan bobotoh selama ini menjadi energi tambahan bagi Persib setiap bermain di kandang. Namun ia meminta euforia juara tidak berubah menjadi tindakan yang justru berujung hukuman untuk klub.

“Kita tahu bahwa suporter adalah energi tambahan buat tim. Tetapi kalau kita bisa meraih juara, tolong nikmati pertandingan dan nikmati perayaan tanpa merusak dan merugikan tim,” ucap Barba.

Selain berbicara soal atmosfer pertandingan, Barba juga menegaskan Persib tetap fokus penuh menghadapi Persijap Jepara. Ia menilai tim tamu bukan lawan yang mudah meski Persib diunggulkan tampil di kandang sendiri.

Baca Juga: Wagub Jabar Peringatkan Bobotoh Jelang Persib vs Persijap, Dilarang Nyalakan Flare dan Turun ke Lapangan

“Kita semua tahu bagaimana Persijap Jepara, mereka adalah tim yang kuat tetapi saya yakin dengan tim saya. Kita juga tahu setiap kita main kandang, kita adalah tim yang kuat, tapi kita juga menghormati tim lawan. Saya juga tak peduli dengan perayaan karena kita hanya fokus ke pertandingan besok,” tutur Barba.

Laga Persib melawan Persijap Jepara di Stadion GBLA, Bandung, Sabtu (23/5/2026), menjadi salah satu pertandingan paling dinanti pada pekan terakhir Super League 2025-2026. Selain menentukan nasib gelar juara, pertandingan itu juga diprediksi menghadirkan atmosfer besar dari puluhan ribu bobotoh di kandang Persib.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama

Tag Terkait: