Kredit Foto: Pelindo
Selat Malaka sendiri merupakan salah satu jalur pelayaran paling penting di dunia yang menghubungkan Samudra Hindia dan Laut China Selatan. Jalur ini dilalui ribuan kapal internasional setiap tahun dan berkembang menjadi pusat berbagai aktivitas layanan maritim global, termasuk layanan STS.
Pelindo menilai posisi geografis Indonesia di kawasan tersebut membuka peluang untuk meningkatkan kontribusi ekonomi dari sektor jasa maritim internasional yang selama ini didominasi negara lain di sekitar Selat Malaka.
Dalam kesempatan itu, Achmad juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perhubungan dan seluruh pemangku kepentingan yang mendukung pengembangan NTAA hingga tahap operasional awal.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah serta seluruh stakeholder terkait. Ke depan, kami juga memohon dukungan dan kolaborasi seluruh pihak agar pengoperasian NTAA dapat berjalan dengan baik, aman, dan memberikan manfaat optimal bagi penguatan sektor maritim nasional,” tutupnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: