Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

BYD Pamer Dolphin G DM-i, Hybrid Hatchback dengan Jarak Tempuh 1.000 Km

BYD Pamer Dolphin G DM-i, Hybrid Hatchback dengan Jarak Tempuh 1.000 Km Kredit Foto: Dok. Drive.com.au
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pabrikan otomotif asal Tiongkok, BYD, memperkenalkan hatchback terbaru berteknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) bernama BYD Dolphin G DM-i. Model ini disiapkan sebagai senjata baru untuk bersaing di pasar Eropa yang semakin ketat.

Melansir Drive.com.au, BYD memang sudah membuka sebagian informasi terkait model ini. Namun harga resminya baru akan diumumkan pada Juni 2026, sementara pengiriman ke konsumen direncanakan berlangsung pada musim gugur tahun yang sama.

Dari sisi tampilan, Dolphin G DM-i hadir dengan desain yang lebih tajam dan modern. Bagian depan dibuat agresif lewat lampu utama tipis, saluran udara aktif, serta desain bumper dengan air dam ganda yang memberi kesan sporty.

Di bagian samping, kesan futuristis semakin kuat berkat penggunaan pelek berwarna gelap, gagang pintu model rata bodi (flush), serta pilar D hitam yang menciptakan efek atap mengambang.

Tak hanya tampilan, fitur pendukung juga dibuat cukup lengkap. Mobil ini sudah dibekali kamera 360 derajat dan sensor parkir depan-belakang untuk membantu manuver di ruang sempit.

Masuk ke kabin, nuansa hitam mendominasi interior. Di bagian tengah dashboard terpasang layar sentuh model mengambang khas BYD, yang menjadi pusat kontrol berbagai fitur kendaraan.

Identitas varian juga diperjelas lewat emblem ā€œGā€ pada sandaran kepala kursi, menegaskan karakter khusus dari model ini.

Untuk sektor teknis, BYD belum merilis spesifikasi final. Namun besar kemungkinan Dolphin G DM-i akan berbagi basis dengan BYD Atto 2 DM-i yang sudah lebih dulu dipasarkan di beberapa negara.

Baca Juga: Industri Otomotif Terkena Imbas Kurs Dolar, Bagaimana Langkah BYD?

Baca Juga: Baru Diumumkan, BYD M6 DM Langsung Kantongi Banyak Pesanan

Jika benar, mobil ini diperkirakan menggunakan mesin bensin 1.500 cc naturally aspirated yang dipadukan dengan motor listrik bertenaga besar, menghasilkan kombinasi performa di atas 200 tk.

Baterai yang digunakan juga disebut memiliki dua opsi, dengan jarak tempuh listrik murni berkisar 40 hingga 90 km berdasarkan standar WLTP. Sementara jarak tempuh gabungan bensin dan listriknya diklaim bisa menembus lebih dari 1.000 km.

Dengan pendekatan ini, BYD tampak ingin memperkuat posisinya di segmen hybrid Eropa, sekaligus menghadirkan alternatif baru di tengah transisi menuju elektrifikasi penuh.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman