Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kepemilikan Saham TCPI Masuk Kategori HSC

Kepemilikan Saham TCPI Masuk Kategori HSC Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengumumkan kepemilikan saham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) berada dalam kategori kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi (high shareholding concentration), setelah sejumlah pemegang saham secara agregat menguasai 94,10% dari total saham perseroan per 25 Mei 2026.

Informasi tersebut disampaikan BEI dan KSEI melalui Pengumuman Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi PT Transcoal Pacific Tbk Nomor Peng-00011-HSC/BEI.WAS/05-2026 dan KSEI-3492/DIR/0526 yang diterbitkan pada 29 Mei 2026.

Dalam pengumuman tersebut, BEI dan KSEI menyatakan bahwa hasil tersebut diperoleh berdasarkan metodologi penentuan kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi terhadap struktur kepemilikan saham dalam bentuk warkat maupun tanpa warkat.

“Berdasarkan metodologi penentuan Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration) atas struktur kepemilikan saham dalam bentuk Warkat dan Tanpa Warkat per tanggal 25 Mei 2026, saham Perseroan dimiliki oleh sejumlah tertentu pemegang saham yang secara agregat menguasai 94,10% dari total saham dalam bentuk Warkat dan Tanpa Warkat TCPI,” tulis BEI dan KSEI dalam pengumuman tersebut.

Baca Juga: FTSE Russell Kembali Review Pasar RI, Saham HSC Dipelototi

Baca Juga: FTSE Tendang Saham HSC, BREN hingga DSSA Terancam

Baca Juga: BEI Tetapkan WBSA Masuk High Shareholding Concentration (HSC), 95,82% Dikuasai Segelintir Investor

BEI dan KSEI menegaskan bahwa pengumuman tersebut tidak secara otomatis menunjukkan adanya pelanggaran terhadap ketentuan pasar modal yang berlaku.

“Pengumuman ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku di bidang Pasar Modal,” tulis BEI dan KSEI.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri