Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Investor Wajib Tahu! BEI Hentikan Perdagangan Saham BAJA

Investor Wajib Tahu! BEI Hentikan Perdagangan Saham BAJA Kredit Foto: Uswah Hasanah
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) setelah harga sahamnya melonjak tajam dalam waktu singkat.

Berdasarkan data BEI, saham BAJA ditutup naik 60 poin atau sekitar 24,6% ke level Rp304 per saham pada perdagangan Senin (3/8/2026). Sebelumnya, pada penutupan Jumat (31/7/2026), saham tersebut masih berada di level Rp244 per saham.

Pelaksana Harian (P.H.) Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Styawan mengatakan suspensi dilakukan sebagai upaya melindungi investor di tengah lonjakan harga saham BAJA.

"Suspensi diberlakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai Selasa, 4 Agustus 2026," ujar Endra dalam keterbukaan informasi BEI.

Menurutnya, penghentian sementara perdagangan bertujuan memberikan waktu bagi investor untuk mencermati seluruh informasi yang tersedia sebelum mengambil keputusan investasi. BEI juga mengimbau pelaku pasar agar selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan.

Di sisi lain, BEI telah mencabut suspensi saham PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) mulai Senin (3/8/2026). Dengan demikian, saham ASMI kembali dapat diperdagangkan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.

Baca Juga: BEI Resmi Rombak Notasi Saham, Ini Perubahan yang Bisa Pengaruhi Keputusan Investasi

Baca Juga: BEI Masukkan 6 Emiten ke Daftar Pemantauan Khusus karena Free Float Rendah

Baca Juga: BEI Masukkan 6 Emiten ke Daftar Pemantauan Khusus karena Free Float Rendah

P. H. Kepala Divisi Pengaturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, Kukuh Wicaksono menjelaskan pencabutan suspensi dilakukan setelah penyelesaian kewajiban perseroan, termasuk terkait penyampaian laporan keuangan interim per 31 Maret 2026 beserta hal-hal lain yang menjadi perhatian BEI.

"BEI kembali mengingatkan investor untuk selalu mencermati setiap keterbukaan informasi yang disampaikan emiten sebagai dasar dalam mengambil keputusan investasi," ungkap Kukuh.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Annisa Nurfitri