Kredit Foto: Wafiyyah Amalyris K
Politisi Mohamad Guntur Romli meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk memperbaiki diri dalam kapasitasnya sebagai pemimpin Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Menurut Guntur, kebijakan fiskal yang diterapkan di bawah kepemimpinan Purbaya dinilai “ugal-ugalan”, sehingga dengan mudah dikorupsi oleh mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan wakilnya, Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung.
"Uda jelas fiskalnya ugal-ugalan, itu bisa digarong sama Dadan Cs di BGN. Gak usa bela diri trus. Perbaiki diri," tulisnya di akun X pribadinya, Jumat (5/6).
Sebelumnya, Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggapan bahwa anjloknya nilai tukar rupiah hingga menembus Rp18.000 per dolar AS disebabkan oleh kebijakan fiskal pemerintah yang berantakan.
"Banyak yang bilang (rupiah melemah) gara-gara (kebijakan) fiskalnya berantakan. Kalau ada isu pemerintah kebijakannya ngawur, fiskalnya ugal-ugalan, enggak begitu," ujar Purbaya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6).
Baca Juga: IHSG Sudah Turun 32%, Purbaya Akui Tak Siapkan Intervensi Khusus: Yang Penting Adalah...
Menurutnya, kondisi fiskal Indonesia saat ini justru lebih baik dibandingkan tahun lalu, terutama dari sisi penerimaan pajak yang tumbuh signifikan di atas 22 persen.
"Reformasi di perpajakan sudah menghasilkan peningkatan pendapatan perpajakan yang amat signifikan, sehingga anggaran kita amat aman," ujar Purbaya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: