Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Purbaya Berani Jamin Ekonomi! 'Nggak Usah Khawatir Selama Saya Menteri Keuangan'

Purbaya Berani Jamin Ekonomi! 'Nggak Usah Khawatir Selama Saya Menteri Keuangan' Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pemerintah berupaya meyakinkan pelaku usaha bahwa iklim investasi dan daya beli masyarakat akan tetap terjaga di tengah tantangan ekonomi global. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bahkan melontarkan pernyataan optimistis yang langsung menyita perhatian para pelaku industri.

Dalam acara GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Purbaya menegaskan dirinya akan memastikan kondisi perekonomian nasional tetap kondusif agar dunia usaha dapat terus bertumbuh selama ia menjabat sebagai Menteri Keuangan.

"Bapak-bapak nggak usah khawatir selama saya Menteri Keuangan. Saya jaga terus kondisi perekonomian untuk memastikan demand kita terjaga dengan baik dan ada cukup uang untuk mendorong perekonomian," kata Purbaya dalam acara GIIAS di ICE BSD City, Tangerang, Selasa (4/8/2026).

Baca Juga: Purbaya Respons Putusan MK soal MBG: 2028 Saja, Nanti Pusing Kita Capek Lagi Kerja

Purbaya menjelaskan, salah satu indikator yang mulai menunjukkan perbaikan adalah Purchasing Managers Index (PMI). Setelah sempat melemah sejak awal tahun dan mencapai titik terendah pada Mei 2026, PMI kini mulai bergerak naik pada Juli.

Menurutnya, tren tersebut menjadi sinyal positif bahwa sektor manufaktur berpeluang kembali memasuki fase ekspansi.

"Sekarang PMI sudah meningkat. Artinya sektor manufaktur kemungkinan akan berekspansi dalam waktu dekat. Kami akan memastikan peningkatan itu terus berlanjut," ucap Bendahara Negara.

Purbaya juga menilai kebijakan fiskal Presiden Prabowo Subianto telah memberikan dorongan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam dua kuartal terakhir sudah berada di atas 5,4 persen dan pemerintah menargetkan angkanya mendekati 6 persen pada paruh kedua tahun ini.

Dengan kondisi tersebut, ia optimistis permintaan domestik akan semakin kuat sehingga memberi ruang lebih besar bagi pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya.

"Demand akan lebih kuat. Bisnis Anda akan berkembang. Ada indikasi awal bahwa ekonomi kita akan terus membaik dan permintaan juga akan meningkat," ujar Purbaya.

Tak hanya menjaga daya beli masyarakat, pemerintah juga berkomitmen menciptakan iklim investasi yang lebih ramah bagi pelaku usaha. Purbaya menegaskan pihaknya akan terus mendorong permintaan agar dunia usaha memperoleh peluang pertumbuhan yang maksimal.

"Saya akan ciptakan demand yang kuat, sehingga Anda bisa berkembang dengan maksimal di sini, berbisnis dengan baik dan memberi keuntungan yang baik," ungkapnya.

Untuk mempercepat investasi, pemerintah telah membentuk satuan tugas debottlenecking yang bertugas mengatasi berbagai hambatan yang dihadapi investor. Menurut Purbaya, pengusaha dari dalam maupun luar negeri dapat menyampaikan berbagai kendala melalui satgas tersebut, yang proses penyelesaiannya dilakukan secara terbuka dan dipantau langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Lebih lanjut, Purbaya memastikan pemerintah akan memberikan dukungan penuh kepada pelaku usaha yang berkontribusi membangun Indonesia, dengan satu syarat penting.

"Selama Anda membangun Indonesia, pemerintah akan memberi support yang maksimum. Asal Anda bayar pajak ya abis itu ya," tambah Purbaya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Tag Terkait: