Libur Sekolah Hampir Tiba, Waterbom Bali Siap Sambut Lonjakan Wisatawan
Kredit Foto: Dok. Kemenpar
Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa memastikan kesiapan Waterbom Bali dalam menyambut lonjakan wisatawan menjelang periode libur sekolah.
Dalam kunjungannya pada Jumat (5/6/2026), Ni Luh Puspa menegaskan bahwa libur sekolah merupakan momentum penting bagi pariwisata nasional karena diperkirakan akan mendorong peningkatan pergerakan wisatawan nusantara, termasuk ke Bali.
"Kunjungan ini menjadi langkah kami untuk melihat secara langsung kesiapan destinasi wisata, khususnya di Bali, dalam menghadapi momentum libur sekolah," kata Ni Luh Puspa, dikutip dari saran pers Kemenpar, Minggu (7/6).
Wamenpar menegaskan bahwa keselamatan, keamanan, dan kenyamanan wisatawan menjadi prioritas utama dalam menyambut musim liburan. Karena itu, seluruh pengelola destinasi diharapkan memastikan fasilitas dan layanan berada dalam kondisi optimal sebelum menerima lonjakan kunjungan wisatawan.
Menurut Wamenpar, libur sekolah tidak hanya harus dipandang sebagai peluang meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menunjukkan kualitas pengelolaan destinasi dalam mewujudkan pariwisata Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan.
Kesiapan tersebut mencakup berbagai aspek penting, mulai dari sarana dan prasarana, manajemen pengunjung, mitigasi risiko, penerapan standar keselamatan, pengelolaan sampah, hingga kesiapan sumber daya manusia yang menjadi elemen utama dalam memberikan pengalaman wisata yang aman dan nyaman.
Wamenpar secara khusus mengapresiasi manajemen Waterbom Bali yang dinilai konsisten menjaga kualitas layanan dan standar operasional destinasi.
"Kami berharap seluruh pemangku kepentingan pariwisata dapat terus berkolaborasi menghadirkan destinasi yang aman, nyaman, dan berkualitas sehingga wisatawan dapat menikmati liburan dengan tenang serta membawa kesan positif terhadap pariwisata Indonesia," ujarnya.
CEO Waterbom Bali, Sayan Gulino, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan menghadapi periode high season, termasuk libur sekolah, melalui pengawasan kualitas yang ketat terhadap seluruh fasilitas dan sarana pendukung.
"Kami memiliki departemen quality control yang secara rutin melakukan pemeriksaan. Dengan pengalaman 33 tahun, kami siap menghadapi peningkatan kunjungan wisatawan. Dari sisi tim dan staf pun kami telah mempersiapkan diri menghadapi high season," ujar Sayan.
Baca Juga: 15,39 Juta Wisman, Bali Jadi Jantung Pariwisata RI
Selain memastikan kesiapan fasilitas, Waterbom Bali juga menerapkan manajemen kapasitas secara ketat guna menjaga daya dukung lingkungan dan kualitas pengalaman wisatawan.
"Dengan manajemen kapasitas yang baik, pengunjung tidak perlu mengantre terlalu lama, ketersediaan loker tetap memadai, serta kebersihan toilet dan fasilitas umum tetap terjaga. Karena itu, dalam menghadapi high season kami akan tetap disiplin menjaga kapasitas kunjungan sesuai standar yang telah ditetapkan," katanya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: