Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Makin Parah, Rupiah Anjlok Sentuh Rp18.137,5 per Dolar AS

Makin Parah, Rupiah Anjlok Sentuh Rp18.137,5 per Dolar AS Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali berada di bawah tekanan. Berdasarkan data Bloomberg pada pembukaan perdagangan Senin (8/6/2026), rupiah berada di level Rp18.137,5 per dolar AS atau melemah sekitar 0,56%.

Pelemahan tersebut menempatkan rupiah sebagai mata uang dengan kinerja terburuk di Asia setelah rupee India yang mencatat pelemahan 0,89% terhadap dolar AS.

Selain rupiah dan rupee India, won Korea Selatan juga mengalami pelemahan sebesar 0,46% terhadap dolar AS.

Mata uang lain di kawasan turut berada di zona merah. Peso Filipina tercatat melemah 0,34%, baht Thailand turun 0,21%, sementara yuan China terkoreksi 0,05%. 

Selanjutnya, dolar Singapura juga melemah tipis 0,02% terhadap mata uang Negeri Paman Sam serta Dolar Taiwan juga melemah 0,44%. 

Baca Juga: Rupiah dan IHSG Terpukul, Istana Blak-blakan Sebut Ada Spekulan Nakal

Baca Juga: Istana Singgung Aksi Spekulan di Tengah Tekanan Rupiah dan IHSG

Di tengah dominasi penguatan dolar AS, sejumlah mata uang Asia masih mampu mencatatkan penguatan. 

Ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan performa terbaik di kawasan setelah menguat 0,96% terhadap dolar AS. Sedangkan yen Jepang menguat tipis 0,03%.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Cita Auliana
Editor: Dwi Aditya Putra