Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya menghijau setelah beberapa hari dihantam aksi jual. Pada perdagangan Selasa (9/6/2026), IHSG melonjak 4,82% atau 257,6 poin ke level 5.599,74 pada paruh pertama perdagangan, ditopang penguatan merata saham-saham berkapitalisasi besar lintas sektor.
Analis Mirae Asset Sekuritas menilai penguatan tersebut merupakan bagian dari technical rebound setelah pasar mengalami tekanan jual dalam beberapa hari terakhir.
“Technical rebound akhirnya menghampiri BEI setelah dilanda aksi jual pada hari-hari sebelumnya, dengan IHSG menguat tajam sebanyak 4,8% ke level 5.600 pada paruh pertama perdagangan hari ini,” tulis Mirae Asset Sekuritas dalam riset hariannya, Selasa (9/6/2026).
Menurut Mirae, kenaikan indeks berlangsung cukup merata dan tidak hanya ditopang satu sektor tertentu. Seluruh indeks sektoral tercatat bergerak di zona hijau.
Data Mirae menunjukkan saham-saham penggerak utama indeks berasal dari sektor telekomunikasi, perbankan, petrokimia, pertambangan, hingga otomotif. Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) memimpin penguatan dengan kenaikan 8,9%, disusul PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang naik 8,4%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menguat 6,6%, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) naik 6,3%, dan PT Astra International Tbk (ASII) menguat 5,7%.
Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan seluruh indeks sektoral menguat pada perdagangan siang. Penguatan terbesar terjadi pada sektor industri dan sektor bahan baku yang menjadi motor utama reli pasar.
Selain faktor domestik, pergerakan positif pasar saham Indonesia juga sejalan dengan mayoritas bursa saham Asia yang kembali menguat.
Mirae mencatat sentimen positif berasal dari rebound saham-saham terkait industri semikonduktor (chip stocks) di pasar global, meskipun pasar saham Hong Kong masih bergerak melemah tipis.
“Mayoritas bursa utama Asia kembali menguat, ditopang berbalik menguatnya saham-saham terkait chip. Bursa Hong Kong mengalami pelemahan tipis pada siang ini,” tulis Mirae.
Baca Juga: IHSG 2026 Lebih Parah dari Krisis Covid, Bisa Anjlok Lebih Dalam
Baca Juga: IHSG Dibuka Bergairah, Melesat 1,48% ke Level 5.421 di Awal Perdagangan
Baca Juga: IHSG Masih Rawan Lanjutkan Koreksi, Cermati Rekomendasi Saham Ini
Dari sisi kapitalisasi pasar, saham-saham berkapitalisasi jumbo yang menjadi penopang utama IHSG juga bergerak menguat. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik 6,56% menjadi Rp2.760 per saham dengan kapitalisasi pasar Rp414 triliun. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menguat 6,47% ke level Rp3.950 per saham dengan kapitalisasi pasar Rp364 triliun. Sementara PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia, naik 4,12% menjadi Rp5.050 per saham dengan nilai pasar Rp616 triliun.
Secara keseluruhan, hingga paruh pertama perdagangan, sebanyak 627 saham menguat, 133 saham melemah, dan 199 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp13,78 triliun dengan volume perdagangan 23,21 miliar saham.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: