- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Saham Himbara Bakal di Buyback, OJK Ingatkan Maksimal 20% Modal Disetor
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Harga saham sejumlah anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) pada perdagangan Selasa (9/6/2026) melesat. Saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) memimpin penguatan dengan kenaikan 11,90% ke level 1.175. Disusul PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang naik 10,24% ke level 4.090, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menguat 8,64% ke level 3.270, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melonjak 7,72% ke level 2.790.
Dorongan buyback mencuat setelah harga saham bank-bank pelat merah mengalami koreksi tajam sepanjang tahun berjalan. Sebelum reli perdagangan Selasa, saham BBRI tercatat turun 23,9% secara year to date (YTD), BBNI melemah 22,3%, dan BMRI terkoreksi 21,58%. Sementara BBTN masih bertahan di zona positif dengan kenaikan 0,43% YTD.
OJK menilai banyak emiten di Indonesia masih memiliki fundamental yang kuat, ditopang kinerja operasional yang baik, posisi keuangan yang sehat, serta prospek usaha yang tetap positif. Dalam kondisi pasar yang mengalami tekanan, investor dinilai akan lebih mempertimbangkan fundamental dan valuasi saham dalam mengambil keputusan investasi.
Data OJK menunjukkan sejak Maret 2025 hingga 18 Mei 2026 terdapat 106 keterbukaan informasi buyback tanpa RUPS dari 65 emiten dengan total alokasi dana mencapai Rp65,34 triliun. Dari jumlah tersebut, 64 emiten telah merealisasikan buyback senilai Rp17,12 triliun atau sekitar 30,25% dari total dana yang disiapkan.
Saat ini masih terdapat tujuh emiten yang berada dalam periode pelaksanaan buyback tanpa RUPS dengan estimasi nilai mencapai Rp5,76 triliun.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: