- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 Per Liter, Anggota DPR Eddy Soeparno Sebut Sebagai Hal Wajar
Kredit Foto: Andi Hidayat
Wakil Ketua MPR sekaligus anggota Komisi XII DPR Eddy Soeparno menilai kenaikan harga bahan bakar minyak nonsubsidi sebagai hal wajar. Kebijakan penyesuaian harga komoditas energi tersebut dilaporkan mulai berlaku efektif pada hari Rabu ini.
Menurut Eddy jenis bahan bakar Pertamax memang tidak pernah mendapatkan alokasi subsidi dari pihak pemerintah. "Harga BBM jenis Pertamax (RON 92) dan BBM jenis kualitas premium lainnya tentu akan mengikuti pergerakan harga pasaran minyak mentah dunia," kata Eddy, Rabu (10/6/2026).
Dirinya memaparkan harga minyak mentah dunia selama beberapa bulan terakhir terus bertahan di kisaran 100 dolar AS per barel. Pertamax diteaskan bukan termasuk jenis bahan bakar tertentu maupun jenis bahan bakar khusus penugasan.
"Berhubung jenis BBM Pertamax bukan merupakan bagian dari JBT atau JBKP, tentunya tidak mendapatkan subsidi pemerintah," ucap Eddy memberikan argumentasi. Dampak kenaikan harga minyak mentah dunia tersebut sebelumnya juga telah memicu lonjakan harga avtur.
Kenaikan harga avtur untuk operasional pesawat terbang dilaporkan sudah terjadi secara signifikan sejak bulan April lalu. Pihak PT Pertamina Patra Niaga selaku produsen kini resmi mengerek harga jual untuk produk Pertamax nonsubsidi.
Baca Juga: Bahlil Tegaskan BBM dan LPG Subsidi Tidak Naik, Ini Perintah Langsung Presiden Prabowo
Harga Pertamax RON 92 kini dipatok menjadi Rp16.250 per liter dari harga penjualan sebelumnya. Sementara itu untuk varian produk Pertamax Green RON 95 disesuaikan naik menjadi Rp17.000 per liter.
Eddy menambahkan bahwa pihak korporasi sebelumnya sudah memberikan pemaparan mengenai skenario fluktuasi harga energi kepada DPR. Manajemen Pertamina dipastikan selalu melakukan koordinasi intensif bersama pemerintah selaku regulator sebelum mengubah tarif.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: