Kredit Foto: BPMI
Pakar hukum tata negara Refly Harun mengungkapkan kekecewaan publik terhadap Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto yang dinilai banyak diisi oleh orang-orang dari pemerintahan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Menurut Refly, sejumlah figur yang kembali masuk kabinet justru dianggap berkontribusi membangun sistem pemerintahan yang rusak selama Jokowi menjabat dua periode, dari 2014 hingga 2024.
"Dan ternyata dalam kabinet tersebut masih banyak orang-orang Jokowi yang ditengarai justru yang paling berpengaruh dalam membangun sistem rusak Jokowi selama 10 tahun," ucap Refly dalam kanal YouTube Refly Harun, dikutip Kamis (11/6).
"Presiden Prabowo mengangkat orang-orang yang sudah dipakai Presiden Jokowi sehingga orang pun kemudian menjadi kecewa," imbuhnya.
Sebagai informasi,Kabinet Merah Putih yang dibentuk Prabowo tercatat memiliki 109 hingga 112 anggota, menjadikannya kabinet terbesar di Indonesia sejak era Dwikora (1966).
Baca Juga: Refly Harun: Pilpres 2024 Aneh, Suara Prabowo Tak Sejalan dengan Gerindra
Struktur kabinet gemuk ini terdiri dari, 7 Menteri Koordinator (Menko), 41 Menteri Teknis, 5–10 Kepala Badan setingkat menteri, dan 54–56 Wakil Menteri yang merupakan jumlah terbanyak sepanjang sejarah.
Dalam susunan tersebut, terdapat 17 menteri era Jokowi yang kembali dipercaya dan ditunjuk oleh Presiden Prabowo untuk mengisi pos kementerian.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: