Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Raffi Ahmad Sempat Ngadu ke Seskab Teddy hingga Dasco Usai Terseret Kasus Bea Cukai

Raffi Ahmad Sempat Ngadu ke Seskab Teddy hingga Dasco Usai Terseret Kasus Bea Cukai Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Nama Raffi Ahmad mendadak ikut menjadi sorotan setelah disebut dalam persidangan kasus dugaan suap terkait importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. 

Tak tinggal diam, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni itu mengaku langsung mencari masukan dari sejumlah tokoh penting sebelum menentukan langkah yang akan diambil.

Raffi mengungkapkan dirinya sempat berkomunikasi dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya hingga Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad setelah namanya ramai diperbincangkan dalam perkara tersebut.

"Saya sudah berkomunikasi pasti sama pihak istana ya sama Pak Teddy, Pak Seskab. Saya juga berbicara juga kepada pimpinan DPR, juga Pak Dasco," kata Raffi dalam jumpa pers di Jakarta Selatan, Kamis (11/6).

Menurut Raffi, komunikasi tersebut dilakukan untuk meminta arahan terkait langkah terbaik yang harus ditempuh demi menjaga nama baiknya sekaligus menghindari polemik yang berpotensi melebar ke ranah politik.

"Tanyakan apa langkah yang terbaik untuk membersihkan nama sendiri, nama pribadi, dan juga benar-benar kita harus jangan sampai ini terbawa jadi ke politik gitu loh," ucapnya.

Baca Juga: Cuma Basa-Basi? Raffi Ahmad Spill Kronologi Ditawari iPhone hingga Terseret Kasus Bea Cukai

Dari berbagai masukan yang diterimanya, Raffi akhirnya memutuskan menunjuk pengacara kondang Hotman Paris sebagai kuasa hukum yang akan mendampinginya menghadapi persoalan tersebut.

Langkah itu diambil setelah dirinya diarahkan untuk menggunakan bantuan hukum dari pihak yang dianggap kompeten dan memahami persoalan yang sedang berkembang.

Raffi sebenarnya mengaku tidak terlalu mempermasalahkan isu yang menyeret namanya. Namun, posisi yang kini diembannya sebagai Utusan Khusus Presiden membuatnya merasa perlu memberikan klarifikasi secara terbuka kepada masyarakat.

"Karena sekarang karena ada satu yang saya tadi saya bilang, karena kepercayaan amanah sebagai Utusan Khusus Presiden, ya saya kalau kayak begini, saya harus clear-kan," ujarnya.

Presenter sekaligus pengusaha itu mengatakan dirinya selama ini sudah berkali-kali menghadapi berbagai tuduhan yang menurutnya tidak terbukti. Karena itu, ia merasa perlu meluruskan informasi yang berkembang agar tidak terus menjadi polemik.

"Kalau dulu saya banyak pencitraan-pencitraan, kalau sekarang kalau seperti ini, saya benar-benar harus speak up dan saya harus luruskan. Dari zaman pencucian uang dan sampai sekarang, saya harus clear-kan semua," lanjut dia.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan bahwa informasi tersebut berasal dari keterangan saksi yang sudah tercantum dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Baca Juga: Saksi Cabut Pengakuan soal Raffi Ahmad dalam Kasus Bea Cukai, Ini Kata KPK

"Betul karena memang itu sudah fakta persidangan, artinya itu juga dari hasil pemeriksaan saksi-saksi ketika di proses penyidikan," kata Taufik kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Senin (8/6/2026).

Meski demikian, KPK menegaskan kemunculan nama Raffi dalam persidangan tidak otomatis menunjukkan adanya tindak pidana. Penyidik juga mengaku belum menemukan indikasi yang mengarah pada praktik penyelundupan barang.

"Bahwa betul itu ada fakta Saudara RA itu menitip, tapi kita waktu itu belum sampai kepada mengarah bahwa itu penyelundupan," ujarnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Tag Terkait: