Kredit Foto: BGN
Isu liar yang menyeret Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Presiden Prabowo Subianto mendadak ramai beredar di media sosial. Narasi tersebut menyebut adanya pembagian keuntungan program MBG kepada Presiden, bahkan mencatut nama pejabat Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memperkuat tuduhan tersebut.
Menanggapi kabar yang viral itu, BGN langsung memberikan klarifikasi tegas. Lembaga tersebut memastikan informasi yang beredar tidak benar dan merupakan hoaks yang berpotensi menyesatkan masyarakat.
Kepala BGN, Nanik S Deyang, membantah keras narasi yang menyebut dirinya atau pihak BGN pernah menyampaikan tuduhan mengenai pembagian keuntungan MBG kepada Presiden Prabowo Subianto.
"Saya menegaskan bahwa narasi yang beredar tersebut tidak benar. Saya tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana yang dicantumkan dalam pesan yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan," kata Nanik, dikutip dari Antara, Senin (15/6).
Menurut Nanik, informasi tersebut merupakan bentuk disinformasi yang sengaja dibangun dengan mencatut nama pejabat publik untuk memancing kegaduhan di tengah masyarakat.
Baca Juga: MBG Tak Boleh Disetop Meski Diserang Bertubi-tubi: Itu Sama Saja Prabowo Langgar Janji
Ia menilai praktik penyebaran informasi palsu seperti ini dapat menimbulkan kesalahpahaman dan merusak ruang publik apabila tidak segera diluruskan.
Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati sebelum mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya.
"Masyarakat perlu memastikan kebenaran informasi melalui sumber resmi. Jangan mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang tidak jelas asal-usulnya karena dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat," ujar Nanik.
BGN juga menegaskan bahwa seluruh pernyataan resmi lembaga hanya disampaikan melalui saluran komunikasi resmi, baik melalui situs resmi, akun media sosial terverifikasi, maupun keterangan pers yang dikeluarkan secara resmi.
Informasi yang beredar di luar kanal resmi tersebut, menurut BGN, tidak dapat dijadikan rujukan yang sah dan tidak mewakili sikap maupun pernyataan lembaga.
Baca Juga: PDIP Minta MBG Disetop Dulu, Pemborosan Rp1 Triliun hingga Kasus Keracunan Disorot!
"Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia digital serta mengedepankan verifikasi informasi. BGN akan terus fokus menjalankan tugas dan program pelayanan kepada masyarakat sesuai amanat yang diberikan pemerintah," pungkasnya.
Klarifikasi ini sekaligus menjadi jawaban atas berbagai spekulasi yang berkembang terkait Program Makan Bergizi Gratis, program prioritas pemerintah yang belakangan kerap menjadi sasaran berbagai isu dan informasi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri