Melonjak 64,73 Persen, Ekspor Perhiasan Indonesia Tembus USD 9,1 Miliar di 2025
Kredit Foto: Antara/Uyu Septiyati Liman
Sebagai bagian dari transformasi tersebut, Kemenperin telah melakukan penilaian Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) terhadap sejumlah perusahaan di sektor industri aneka, termasuk industri logam mulia dan perhiasan.
Hasil penilaian menunjukkan tingkat kematangan yang cukup baik dalam penerapan teknologi digital. Implementasinya mencakup digitalisasi sistem manajemen, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), penguatan keamanan siber, pengembangan produk cerdas yang dapat dikustomisasi, hingga integrasi teknologi pintar dalam proses produksi.
“Hasil tersebut menunjukkan bahwa industri logam mulia dan perhiasan mampu mengintegrasikan teknologi modern dengan kreativitas dan keterampilan sumber daya manusia untuk menghasilkan produk yang inovatif dan bernilai tambah tinggi. Kami berharap semakin banyak pelaku industri yang melakukan transformasi serupa guna meningkatkan efisiensi, kualitas, dan daya saing produknya,” kata Reni.
Direktur Industri Aneka Reny Meilany menambahkan, Bandung Jewellery Fair 2026 menghadirkan beragam produk perhiasan dan industri pendukung, mulai dari perhiasan emas, perak, mutiara, berlian, batu alam, hingga berbagai produk kerajinan bernilai tinggi.
Baca Juga: Emas Batangan Meroket, Perhiasan Tak Tergeser
Menurutnya, pameran semacam ini memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem industri perhiasan nasional. Selain menjadi sarana promosi, kegiatan tersebut juga membuka peluang kemitraan bisnis, memperluas akses pasar, serta menciptakan peluang transaksi dan investasi.
“Pameran seperti Bandung Jewellery Fair memiliki peran strategis sebagai sarana promosi, kolaborasi, dan pengembangan bisnis. Kegiatan ini tidak hanya mempertemukan produsen dan pembeli, tetapi juga menjadi ruang bertemunya ide, inovasi, serta peluang kerja sama yang dapat memperkuat daya saing industri perhiasan Indonesia,” pungkas Reny.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman