Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Anak Prajogo Pangestu Serok Saham TPIA, Harga Langsung Terbang 13%

Anak Prajogo Pangestu Serok Saham TPIA, Harga Langsung Terbang 13% Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Warta Ekonomi, Jakarta -

Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melonjak 13,51% ke level Rp2.100 per saham pada perdagangan Senin (15/6/2026), setelah Direktur Perseroan sekaligus putra konglomerat Prajogo Pangestu, Baritono Prajogo Pangestu, menambah kepemilikan saham di perusahaan petrokimia tersebut. Berdasarkan keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Baritono membeli 160.900 saham TPIA untuk tujuan investasi.  

Dalam laporan kepemilikan saham tertanggal 15 Juni 2026, Baritono tercatat meningkatkan kepemilikan sahamnya dari 324.100 saham menjadi 485.000 saham setelah transaksi dilakukan pada 12 Juni 2026.  

Transaksi tersebut dilakukan pada harga Rp1.860 per saham dengan status kepemilikan langsung dan tujuan investasi. Nilai transaksi diperkirakan mencapai sekitar Rp299,27 juta.  

Berdasarkan laporan yang disampaikan kepada OJK, Baritono menjabat sebagai anggota direksi TPIA. Dalam dokumen tersebut juga disebutkan bahwa transaksi tidak mengubah status pengendalian perusahaan.  

Sejalan dengan keterbukaan informasi tersebut, saham TPIA menjadi salah satu saham dengan penguatan terbesar pada perdagangan hari ini. Data pasar menunjukkan saham TPIA ditutup di level Rp2.100 atau naik Rp250 dibandingkan penutupan sebelumnya Rp1.850.

Selama perdagangan, saham TPIA bergerak dalam rentang Rp1.900 hingga Rp2.180 per saham. Kapitalisasi pasar perseroan mencapai sekitar Rp181,67 triliun dengan rasio harga terhadap laba (price to earnings ratio/PER) sebesar 4,83 kali.

Baca Juga: TPIA Perbesar Porsi Saham Publik, Investor Institusi Mulai Melirik

Baca Juga: DSSA Masih Berdarah-Darah, BRPT dan TPIA Mulai Rebound

Aksi pembelian saham oleh manajemen perusahaan atau insider buying kerap menjadi perhatian pelaku pasar karena mencerminkan penambahan eksposur investasi oleh pihak internal terhadap perusahaan yang dikelolanya. Dalam kasus TPIA, transaksi dilakukan beberapa hari sebelum saham perseroan mencatat lonjakan dua digit di pasar reguler.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan kepada OJK, Baritono Prajogo Pangestu membeli 160.900 saham TPIA pada 12 Juni 2026 dengan harga Rp1.860 per saham. Setelah transaksi tersebut, kepemilikannya meningkat menjadi 485.000 saham dari sebelumnya 324.100 saham. Tujuan transaksi dinyatakan untuk investasi. 

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri