Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Era AI Konten Tiba, Jakarta Harus Siap

Era AI Konten Tiba, Jakarta Harus Siap Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan bahwa Jakarta harus siap menghadapi gelombang besar konten berbasis kecerdasan buatan (AI).

Hal ini disampaikan Wagub Rano saat menghadiri undangan Asia Pacific Video Operators Summit (APOS) 2026 di Nusa Dua, Bali, pada 16–18 Juni 2026.

Dalam agenda mewujudkan visi Jakarta sebagai kota sinema, Pemprov DKI Jakarta menjadi satu-satunya pemerintah daerah di Indonesia yang mendapat kesempatan hadir dan berkolaborasi dengan para pelaku industri hiburan, konten, dan teknologi dari kawasan Asia Pasifik.

Pada hari pertama, Wagub Rano menghadiri sesi CEO Forum yang membahas perkembangan industri kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) serta proyeksinya dalam 20 tahun mendatang. Sesi tersebut dibawakan oleh Nick Nash, Co-Founder dan Managing Partner Asia Partners, perusahaan ekuitas dengan kapitalisasi pasar mencapai USD 23 miliar atau sekitar Rp414 triliun.

Dalam paparannya, Nick menyatakan bahwa pasar negara berkembang masih sangat menjanjikan bagi industri konten. Menurutnya, perpaduan kekuatan cerita dan teknologi AI akan menjadi tren yang semakin diminati dalam dua dekade mendatang.

"Indonesia dan Asia Tenggara akan menjadi pasar besar bagi konten AI. Dalam 10 tahun ke depan, microdrama akan dihasilkan oleh AI," ujar Nick dalam sesi CEO Forum, dikutip dari siaran pers Pemprov DKI, Selasa (16/6).

Merespons hal tersebut, Wagub Rano menegaskan bahwa Jakarta siap menangkap peluang tersebut sebagai kota global. Menurutnya, Jakarta tidak hanya perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, tetapi juga harus menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengembangkan industri AI.

"Saya rasa ke depan Jakarta harus bersiap, terutama jika AI semakin berkembang. Kita tidak hanya ingin menjadi pasar, tetapi juga pelaku utama. Jakarta harus menyiapkan SDM di bidang AI untuk mengembangkan industrinya. Kita memiliki SMK yang bisa menjadi titik awal untuk mempersiapkan talenta-talenta tersebut," urai Wagub Rano.

Baca Juga: BAF Bidik Penyaluran Pembiayaan Motor Yamaha Lewat Jakarta Fair 2026

Sebagai kota global yang berbudaya dan kreatif, Jakarta tidak ingin melewatkan peluang ekonomi yang muncul dari perkembangan teknologi AI.

"Dalam pengembangan subsektor ekonomi kreatif, khususnya film, teknologi AI bukan lagi sekadar keniscayaan. Teknologi ini telah membawa dampak ekonomi yang nyata di pasar global. Jakarta harus dan akan memanfaatkan peluang ini," pungkas Wagub Rano.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya