Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

FIFA Istimewakan Amerika, Trump Diberi Lampu Hijau untuk Ikut Momen Angkat Trofi di Piala Dunia 2026

FIFA Istimewakan Amerika, Trump Diberi Lampu Hijau untuk Ikut Momen Angkat Trofi di Piala Dunia 2026 Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berpeluang menjadi bagian dari momen paling sakral dalam Piala Dunia 2026. FIFA dikabarkan tidak keberatan jika Trump ikut merayakan pengangkatan trofi bersama tim juara di final yang akan digelar di MetLife Stadium, New Jersey pada 19 Juli 2026.

Dikutip dari Unilad, Rabu (17/6), Presiden FIFA, Gianni Infantino secara pribadi telah memberi tahu Trump bahwa dirinya memiliki keleluasaan untuk ikut terlibat dalam prosesi penyerahan trofi sesuai keinginannya.

Baca Juga: Biang Kerok Pelemahan Rupiah Baru-baru Ini Ternyata Amerika, Kebijakan Trump Jadi Sorotan!

Artinya, Trump tidak hanya menyerahkan trofi kepada tim juara, tetapi juga berpeluang tetap berdiri di samping kapten pemenang saat momen pengangkatan trofi berlangsung, alih-alih mundur bersama para pejabat dan tamu kehormatan lainnya di podium.

Jika benar terjadi, situasi itu akan mengulang pemandangan yang sempat mengundang perhatian dunia saat final FIFA Club World Cup beberapa bulan lalu. Ketika itu, Trump berdiri tepat di samping Kapten Chelsea F.C., Reece James saat trofi juara diangkat.

Momen tersebut sempat membuat gelandang Chelsea, Cole Palmer terlihat kebingungan karena presiden AS berada tepat di tengah perayaan tim. Bahkan, Gianni Infantino sempat terlihat seolah mengarahkan Trump untuk meninggalkan area tersebut sebelum akhirnya membiarkannya tetap berada di podium.

Padahal, berdasarkan protokol FIFA selama ini, trofi biasanya diletakkan di atas podium dan dibawa oleh anggota tim juara menuju area perayaan, sementara para pejabat dan tamu kehormatan mundur dari pusat perhatian.

Namun, tradisi tersebut tampaknya bisa kembali mengalami pengecualian pada final Piala Dunia 2026. Gedung Putih menyebut Trump memang lebih memilih ikut merayakan kemenangan bersama para pemain dibanding hanya menyaksikan prosesi dari kejauhan.

Presiden AS itu dijadwalkan hadir dalam partai final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium. Meski demikian, agenda kehadirannya masih dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan jadwal kenegaraan.

Sebelumnya, Trump sempat absen pada laga perdana tim nasional AS melawan Paraguay national football team karena benturan jadwal.

Selain Trump, pejabat dari Mexico dan Canada juga diundang menghadiri upacara penutupan sebagai bentuk penghormatan terhadap status Piala Dunia 2026 yang digelar bersama oleh tiga negara di Amerika Utara.

Baca Juga: 'Ini Plot Teroris,' Amerika Dikejutkan Upaya Pembunuhan Trump di Perayaan Ultahnya ke-80

Apabila skenario tersebut benar-benar terjadi, maka untuk kedua kalinya dalam hitungan bulan, Donald Trump berpotensi menjadi sosok yang ikut berdiri di tengah perayaan juara sebuah turnamen FIFA, sebuah pemandangan yang selama ini jarang terjadi dalam sejarah sepak bola dunia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar