Kredit Foto: KSP
Pemerintah menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap dilanjutkan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut dinilai sebagai bagian dari mandat rakyat yang diberikan melalui proses demokrasi.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari mengatakan MBG merupakan salah satu program prioritas yang telah disampaikan Prabowo kepada masyarakat sejak masa kampanye pemilihan presiden.
Menurut Qodari, kemenangan Prabowo dalam pemilihan presiden mencerminkan dukungan publik terhadap visi, misi, dan program kerja yang ditawarkan, termasuk pelaksanaan MBG.
"Bahwa yang namanya MBG tidak bisa diminta langsung berhenti. Karena itu adalah visi-visi dan kontrak politiknya Pak Prabowo. Presiden Prabowo dipilih karena program kerja yang dilaksanakan, (program tersebut) tidak bisa diberhentikan," kata Qodari dalam keterangan yang diterima, Rabu.
Ia menegaskan tuntutan untuk menghentikan program MBG tidak sejalan dengan mandat yang diberikan masyarakat kepada Prabowo melalui pemilu.
"Salah besar kalau justru menuntut Pak Prabowo untuk menghentikan program itu. Karena itu justru janji kampanyenya," ujarnya.
Qodari menjelaskan program MBG dirancang untuk menjawab persoalan gizi yang masih dihadapi sebagian anak-anak dan balita di Indonesia. Menurutnya, pemenuhan gizi yang memadai menjadi faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda.
Meski demikian, ia mengakui pelaksanaan program tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan. Namun, tantangan itu dinilai tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan implementasi MBG mengingat manfaat yang diharapkan dapat dirasakan masyarakat luas.
Pemerintah, kata dia, tetap membuka ruang diskusi dan menerima berbagai masukan dari masyarakat guna menyempurnakan pelaksanaan program. Selain itu, perbaikan tata kelola akan terus dilakukan agar implementasi MBG berjalan lebih efektif.
Qodari menambahkan, MBG merupakan bagian dari rangkaian program strategis pemerintahan Prabowo yang ditujukan untuk menjawab berbagai persoalan di masyarakat.
Selain MBG, pemerintah juga menjalankan sejumlah kebijakan lain, seperti upaya menghentikan praktik kecurangan dalam ekspor sumber daya alam strategis melalui mekanisme ekspor satu pintu serta memperluas akses pendidikan bagi kelompok rentan melalui program Sekolah Rakyat.
Baca Juga: Massa Dukung MBG Berlanjut, Tuntut Kualitas Menu dan Pengawasan Diperbaiki
Menurutnya, berbagai kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi besar transformasi bangsa yang diusung Presiden Prabowo.
Karena itu, Qodari meminta masyarakat memberikan kesempatan kepada Prabowo untuk menuntaskan program-program prioritas yang telah dijanjikan selama masa jabatannya.
"Ketika Pak Prabowo menjabat, beliau berusaha menjalankan solusi itu. Nah, berikan kesempatan kepada beliau untuk melaksanakan," kata Qodari.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: