Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Serang Iran, Peluang Netanyahu Menang Pemilu Israel Anjlok Drastis

Serang Iran, Peluang Netanyahu Menang Pemilu Israel Anjlok Drastis Kredit Foto: Wafiyyah Amalyris K
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mantan penasihat ekonomi Presiden AS ke-40 Ronald Reagan, Steve Hanke, menyoroti merosotnya peluang Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pemilu mendatang. 

Menurutnya, sejak perang gabungan AS–Israel terhadap Iran dimulai, peluang Netanyahu turun drastis dari 64% pada Maret menjadi hanya 32% saat ini.

"Sejak dimulainya perang AS-Israel terhadap Iran, peluang Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk memenangkan pemilu berikutnya di Israel telah **MEROSOT** dari 64% pada Maret menjadi hanya **SEBANYAK 32%**," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Senin (22/6).

Profesor Ekonomi Terapan di Johns Hopkins University itu menilai, Netanyahu kini berhadapan dengan “musuh” yang tak bisa ia kalahkan, yakni dirinya sendiri.

"PM NETANYAHU AKHIRNYA BERTEMU DENGAN MUSUH YANG TIDAK BISA DIA KALAHKAN, YAITU BENJAMIN NETANYAHU," imbuhnya.

Sebelumnya, serangan militer besar-besaran AS dan Israel terhadap Iran terjadi pada 28 Februari 2026. Meski AS dan Iran sempat menyepakati Nota Kesepahaman (MoU) di Prancis pada 14–18 Juni 2026 untuk menghentikan operasi militer, mencabut blokade laut, dan membuka kembali Selat Hormuz, Israel menolak keras kesepakatan tersebut.

Baca Juga: AS Kendalikan Israel? Trump Klaim Netanyahu Ikuti Arah Washington di Tengah Perang Lebanon

Israel justru melanjutkan serangan udara agresif ke Lebanon Selatan untuk menggempur Hezbollah, sekutu Iran. 

Sementara itu, delegasi AS dan Iran kini berada di Swiss untuk merundingkan perjanjian final, namun pembicaraan dilaporkan macet akibat ancaman keras terbaru dari Donald Trump mengenai penutupan Selat Hormuz serta serangan Israel yang terus berlanjut.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Tag Terkait: