Kredit Foto: Azka Elfriza
PT Multi Hanna Kreasindo Tbk (MHKI) mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 24% sepanjang 2025 seiring meningkatnya kebutuhan industri terhadap layanan pengelolaan limbah.
Berdasarkan laporan keuangan audit, MHKI membukukan pendapatan sebesar Rp212 miliar pada 2025, meningkat 24% dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja tersebut mencerminkan penguatan posisi perseroan di industri pengelolaan limbah yang terus berkembang.
Direktur MHKI, Hafidh Djoko Handy Laksono, mengatakan pertumbuhan yang diraih pada 2025 merupakan hasil konsistensi perusahaan dalam menjaga hubungan dengan pelanggan serta memastikan pengelolaan limbah dilakukan sesuai standar yang berlaku.
“2025 kita tumbuh 24%. Itu merupakan suatu pencapaian yang baik bagi kami,” ujar Hafidh dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Senin (22/6/2026).
Menurutnya, salah satu faktor utama yang menopang pertumbuhan tersebut adalah komitmen perseroan dalam memberikan layanan yang optimal kepada pelanggan.
“Faktor penunjangnya adalah kami tetap menjaga pelanggan, selalu kita berikan servis yang baik dan juga kita berkomitmen dalam mengelola limbah yang diberikan kepada kami itu selalu kita olah dengan baik dan zero waste,” kata Hafidh.
Selain menjaga kualitas layanan, perseroan juga mengandalkan fundamental bisnis yang kuat serta strategi pemasaran yang dijalankan secara konsisten untuk memperluas basis pelanggan dan meningkatkan volume layanan.
Baca Juga: Dividen Cair! MHKI Alokasikan Rp9,9 Miliar untuk Pemegang Saham
Baca Juga: INALUM Bukukan Laba Tertinggi dalam Sejarah, Produksi Aluminium Tembus 280 Ribu Ton
Hafidh menambahkan, tingkat kepercayaan pelanggan menjadi aset penting yang terus dijaga perusahaan untuk mempertahankan pertumbuhan bisnis di tengah persaingan industri pengelolaan limbah yang semakin kompetitif.
Memasuki 2026, MHKI menargetkan pertumbuhan kinerja pada kisaran 10%-15%. Target tersebut didukung oleh pengoperasian fasilitas baru yang berlokasi di Lamongan dan Semarang, yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas layanan sekaligus memperluas jangkauan pasar perseroan.
“Lalu untuk pertanyaan berikutnya, di tahun 2026 kita menargetkan pertumbuhan di kisaran 10-15%,” ujar Hafidh.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: