Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

1.000+ Sanksi AS ke Iran Tak Mempan

1.000+ Sanksi AS ke Iran Tak Mempan Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mantan penasihat ekonomi Presiden AS ke-40 Ronald Reagan, Steve Hanke, menyoroti efektivitas sanksi Amerika Serikat terhadap Iran. 

Dalam 18 bulan terakhir, Washington menjatuhkan lebih dari 1.000 sanksi baru, namun Teheran dinilai berhasil menemukan berbagai cara untuk mengakalinya.

"Dalam 18 bulan terakhir, AS menghantam Iran dengan lebih dari 1.000 sanksi. Teheran merancang lebih banyak cara mengatasi sanksi daripada yang bisa Anda bayangkan. THE SANCTIONS FAILED," tulis Hanke di akun X pribadinya, dikutip Senin (22/6).

Sanksi tersebut dijatuhkan oleh Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri (OFAC) Departemen Keuangan AS sebagai bagian dari strategi memutus akses pendanaan Iran secara global. Targetnya mencakup:

1. Armada Bayangan (Shadow Fleet): Kapal tanker, perusahaan cangkang, dan perantara di UEA, Turki, serta China yang membantu Iran menjual minyak mentah secara ilegal.

2. Jaringan Militer & Rudal: Individu dan entitas terkait Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) serta Kementerian Pertahanan Iran yang memproduksi rudal balistik dan drone.

Baca Juga: Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.843 Imbas Ketegangan AS-Iran dan Risiko Inflasi Domestik

3. Aset Digital: Platform kripto terbesar di Iran yang digunakan untuk pencucian uang dan menghindari sistem perbankan konvensional.

Meski jumlahnya mencapai ribuan, laporan intelijen ekonomi dan pengamat geopolitik menilai sanksi ini gagal memaksa Iran bertekuk lutut. Iran masih mampu mempertahankan pemasukan lewat pasar gelap, menjaga pengaruh militernya, bahkan sempat membalas dengan memblokade Selat Hormuz.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Tag Terkait: