Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Jawaban Orang Nasdem Soal Jokowi Minta Kawal Prabowo-Gibran 2 Periode

Jawaban Orang Nasdem Soal Jokowi Minta Kawal Prabowo-Gibran 2 Periode Kredit Foto: Andi Hidayat
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wacana melanjutkan duet Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga dua periode terus memantik perbincangan politik.

Setelah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) disebut meminta PSI mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran sampai periode berikutnya, berbagai partai politik mulai memberikan respons.

Salah satu tanggapan datang dari Bendahara Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Ahmad Sahroni. Meski isu Pilpres 2029 mulai ramai dibicarakan, Sahroni menegaskan partainya saat ini belum tertarik membahas kontestasi tersebut dan memilih fokus mendukung pemerintahan yang sedang berjalan.

Menurut Sahroni, prioritas utama Nasdem saat ini adalah memastikan pemerintahan Prabowo dapat bekerja secara maksimal hingga akhir masa jabatan. "Mengawal Pak Prabowo itu wajib sampai tuntas dukung pemerintahan saat ini," kata Sahroni kepada wartawan, dikutip Selasa (23/6/2026).

Baca Juga: Jika Gibran Tak Jadi Cawapres Prabowo 2029, Ini yang Bakal Dilakukan Jokowi

Politikus yang juga dikenal sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu menilai pembahasan soal Pilpres 2029 masih terlalu jauh. Ia menegaskan Nasdem saat ini kompak berada di belakang pemerintahan Prabowo-Gibran.

Meski demikian, Sahroni mengakui bahwa pada waktunya nanti Prabowo akan menentukan sendiri pihak-pihak yang dianggap layak menjadi mitra politik dalam perjalanan menuju pemilu berikutnya.

"Urusan politik yang akan datang Pak Prabowo pasti akan menilai partai mana yang bisa diajak untuk bersama-sama membangun negeri ini makin baik dan terus hebat ke depannya. Saat ini kami dari Nasdem solid dukung Presiden Prabowo berjalannya pemerintahan," ucap dia.

Sahroni juga memastikan bahwa pembahasan terkait calon presiden maupun calon wakil presiden untuk 2029 sama sekali belum menjadi agenda internal partainya. Seluruh kader, kata dia, masih mengikuti arahan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

"Belum sama sekali, kami ikut arahan Ketua Umum Bang Surya. Tapi perintah ketum saat ini kami wajib dukung pemerintah," ujarnya.

Pernyataan Sahroni muncul setelah Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bestari Barus membocorkan pesan yang disebut berasal dari Jokowi. Dalam pertemuan bersama kader PSI, Jokowi disebut meminta seluruh kader dan simpatisan untuk terus mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Kepada kami beliau menyampaikan kok bahwa kita itu diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, bahkan ya, bahkan, bahkan sampai dua periode. Jadi nggak ada itu fitnahan, fitnahan tentang bakal ada dua matahari. Matahari gimana bisa dua? ada-ada aja," kata Bestari kepada wartawan, Jumat (18/6).

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri