Kredit Foto: Daihatsu
PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengungkapkan mayoritas konsumennya di Indonesia masih berasal dari segmen pembeli mobil pertama atau first car buyer. Kelompok ini bahkan menjadi tulang punggung penjualan Daihatsu di pasar domestik hingga saat ini.
Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani, mengatakan karakter konsumen Daihatsu memang berbeda dibanding sejumlah merek lain yang lebih banyak menyasar pembeli kendaraan kedua atau bahkan ketiga.
"Kalau kita mungkin 60 persen, 65 persen masih first time buyer," ujar Sri Agung.
Ia menjelaskan, pelanggan Daihatsu selama ini sangat didominasi oleh konsumen yang baru pertama kali membeli mobil. Karena itu, berbagai produk yang ditawarkan umumnya disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang mengutamakan aspek fungsional, efisiensi, dan biaya kepemilikan yang terjangkau.
"Customer Daihatsu sangat didominasi first-car buyer," tambahnya.
Baca Juga: Ekspor Daihatsu Naik 30 Persen, Produksi Tembus 169 Ribu Unit hingga Mei 2026
Baca Juga: Pasar LCGC Kian Lesu, Daihatsu Andalkan Segmen Komersial Sebagai Penopang
Dominasi pembeli mobil pertama ini juga tercermin dari kuatnya penjualan model-model di segmen entry level, seperti Low Cost Green Car (LCGC) dan kendaraan dengan harga terjangkau. Selain harga yang kompetitif, faktor efisiensi bahan bakar, biaya perawatan, serta jaringan purnajual yang luas menjadi pertimbangan utama konsumen.
Menurut Sri Agung, karakter konsumen tersebut juga membuat Daihatsu harus lebih aktif memberikan edukasi, terutama terkait teknologi baru seperti kendaraan hybrid. Sebab, pembeli mobil pertama cenderung membutuhkan waktu lebih panjang sebelum memutuskan untuk beralih ke teknologi baru.
Meski demikian, besarnya porsi first car buyer menunjukkan Daihatsu masih memiliki posisi yang kuat di segmen kendaraan terjangkau. Kondisi ini sekaligus menjadi modal penting bagi perusahaan untuk menjaga pertumbuhan penjualan di tengah persaingan pasar otomotif yang semakin ketat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: