Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Menkes Soroti Tingginya Natrium pada Kecap Manis, Berapa Takaran yang Pas Menurut Ahli Gizi UGM?

Menkes Soroti Tingginya Natrium pada Kecap Manis, Berapa Takaran yang Pas Menurut Ahli Gizi UGM? Kredit Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengingatkan masyarakat mengenai tingginya kandungan natrium dalam kecap manis.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Menkes menyebut satu sendok makan kecap mengandung sekitar 350 hingga 500 miligram (mg) natrium.

Dengan kandungan tersebut, konsumsi empat sendok makan kecap dapat melampaui batas asupan natrium harian yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni 2.000 mg per hari.

Menkes mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan kecap, terutama pada makanan manis yang dikonsumsi secara rutin.

Menanggapi hal itu, Ahli Gizi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM, Dr. Toto Sudargo, M.Kes., menyambut baik upaya edukasi yang dilakukan pemerintah terkait pola konsumsi masyarakat.

"Saya sangat menghormati pernyataan tersebut. Langkah ini merupakan bentuk kepedulian untuk mengedukasi hal-hal yang jarang disadari oleh masyarakat," ujar Toto, Kamis (25/6/2026).

Toto menjelaskan kandungan natrium yang tinggi pada kecap berkaitan dengan proses pembuatannya. Kecap diproduksi melalui tahapan pengolahan dan fermentasi yang membutuhkan garam dalam jumlah tertentu sebagai bagian dari proses pengawetan.

"Kecap dibuat secara bertahap dari bahan mentah, dimasak, lalu difermentasi. Untuk pengawetnya, proses tersebut tetap harus digarami," katanya.

Meski demikian, Toto menegaskan masyarakat tidak perlu menghindari kecap sepenuhnya. Menurutnya, kecap tetap dapat dikonsumsi selama jumlahnya tidak berlebihan dan diimbangi dengan pola makan yang seimbang.

Ia mencontohkan konsumsi soto yang ditambahkan kecap masih tergolong aman apabila dilengkapi dengan sayuran seperti kol, tomat, dan seledri.

Menurut Toto, sayur dan buah berperan penting dalam membantu menjaga keseimbangan asupan gizi sehingga konsumsi makanan tinggi natrium tidak berdampak berlebihan bagi tubuh.

Toto mengingatkan bahwa natrium tetap dibutuhkan tubuh untuk menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit. Namun, konsumsi yang berlebihan dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko hipertensi.

Ia menyarankan penggunaan kecap cukup sekitar satu sendok makan untuk setiap porsi makanan dan tidak dikonsumsi secara berlebihan setiap hari.

Menurutnya, dampak negatif makanan tinggi natrium umumnya terjadi melalui proses akumulasi dalam jangka waktu panjang, bukan secara instan.

"Jika dikonsumsi berlebihan tentu berbahaya, tetapi jika kita bijak, tidak menjadi masalah. Kuncinya adalah makan seimbang, tambahkan sayur, dan jangan berlebihan," pungkasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat