Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kapasitas Listrik Jakarta Ditambah 60 MVA untuk Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Kapasitas Listrik Jakarta Ditambah 60 MVA untuk Pacu Pertumbuhan Ekonomi Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT PLN (Persero) memperkuat sistem kelistrikan DKI Jakarta melalui pengoperasian Extension Transformator (Ext. Trafo) Gas Insulated Switchgear (GIS) 150 kilo Volt (kV) Senayan III/Ulujami. Langkah ini dinilai strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi ibu kota dengan meningkatkan kapasitas pasokan listrik bagi sektor perumahan, bisnis, dan komersial.

Infrastruktur yang berlokasi di Ulujami, Jakarta Selatan tersebut menambah transformator daya berkapasitas 60 MVA beserta peralatan pendukungnya. Pengembangan dilakukan menggunakan teknologi Gas Insulated Switchgear (GIS) yang memungkinkan peningkatan kapasitas gardu induk di kawasan perkotaan padat tanpa membutuhkan perluasan lahan yang signifikan.

Pembangunan instalasi dimulai pada Oktober 2025 dengan masa pelaksanaan kontraktual selama 12 bulan. Namun, proyek berhasil mencapai tahap energize pada Juni 2026 atau empat bulan lebih cepat dari target yang ditetapkan tanpa amendemen kontrak.

Percepatan penyelesaian proyek tersebut mencerminkan upaya PLN untuk meningkatkan efisiensi pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan sekaligus memastikan kesiapan pasokan energi guna mendukung aktivitas ekonomi yang terus berkembang di Jakarta.

Manager PLN UPP JBB 2 Renar Parama Aryoputro mengatakan penyelesaian pekerjaan lebih cepat dari target merupakan hasil koordinasi yang baik dari seluruh pihak yang terlibat.

“Pekerjaan dilakukan pada gardu induk yang tetap beroperasi sehingga setiap tahapan harus direncanakan secara detail dan dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian. Alhamdulillah seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik, aman, dan mencapai tahap energize empat bulan lebih cepat dari target yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Menurut PLN, tambahan kapasitas transformator 60 MVA akan meningkatkan kemampuan sistem dalam menyalurkan daya listrik serta mengurangi risiko beban berlebih pada transformator yang telah beroperasi sebelumnya. Dengan demikian, keandalan pasokan listrik bagi pelanggan di Jakarta Selatan dan sekitarnya dapat semakin terjaga.

Penguatan infrastruktur ini juga mendukung peningkatan kebutuhan listrik dari berbagai sektor ekonomi, mulai dari kawasan hunian hingga pusat-pusat bisnis dan komersial. Selain itu, proyek tersebut memperkuat sistem interkoneksi 150 kV DKI Jakarta yang menjadi salah satu penopang utama pasokan listrik nasional.

General Manager PLN UIP JBB Yasir menegaskan bahwa beroperasinya Ext. Trafo GIS 150 kV Senayan III/Ulujami merupakan bagian dari strategi PLN dalam mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan listrik di masa mendatang.

Baca Juga: PLN Kembangkan Infrastruktur Air Bersih Berkelanjutan di Desa Cilegong

“Penyelesaian pekerjaan lebih cepat dari target menunjukkan komitmen PLN dalam menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang andal guna mendukung kebutuhan listrik masyarakat serta pertumbuhan ekonomi di wilayah DKI Jakarta. Kami akan terus memperkuat sistem ketenagalistrikan agar mampu memberikan layanan yang semakin andal bagi masyarakat dan dunia usaha,” kata Yasir.

Melalui penguatan jaringan dan peningkatan kapasitas gardu induk, PLN berharap dapat menjaga keandalan pasokan listrik yang menjadi faktor penting bagi produktivitas masyarakat, kelancaran kegiatan usaha, serta peningkatan investasi di Jakarta dan wilayah sekitarnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat