Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Begini Cara Bahlil Mengawasi Batu Bara untuk PLN

Begini Cara Bahlil Mengawasi Batu Bara untuk PLN Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamanan pasokan batu bara untuk kebutuhan pembangkit listrik nasional menjadi fokus utama langkah yang disiapkan Menteri Eneri dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyusul gangguan pasokan yang sempat memicu pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa. Pemerintah pun berencana membentuk tim khusus lintas instansi untuk mengawasi proses pengadaan batu bara bagi PT PLN (Persero).

Bahlil mengatakan langkah tersebut diambil agar persoalan pasokan batu bara yang berulang tidak kembali mengganggu sistem kelistrikan nasional. Menurutnya, masalah serupa pernah terjadi pada 2022 dan kini kembali menjadi perhatian pemerintah.

“Kami dari pihak regulator melihat kalau ini tidak diawasi, kita tidak mau lagi seperti ini terus. Makanya saya membentuk tim. Tim pengadaannya itu dari PLN, Direktur Jenderal Batu Bara, BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan), dan Inspektur Jenderal. Tidak menutup kemungkinan kita melibatkan juga pendampingan dari para penegak hukum, agar hal-hal seperti ini tidak lagi terjadi,” kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (22/6).

Tim gabungan tersebut akan melibatkan unsur PLN, Direktorat Jenderal Batu Bara, BPKP, serta Inspektorat Jenderal Kementerian ESDM. Pemerintah juga membuka peluang melibatkan aparat penegak hukum dalam fungsi pendampingan dan pengawasan.

Melalui pembentukan tim ini, Kementerian ESDM ingin memastikan proses pemenuhan kebutuhan batu bara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berjalan sesuai ketentuan. Pengawasan akan dilakukan pada seluruh tahapan pengadaan agar pasokan energi primer bagi pembangkit tetap terjaga dan terhindar dari potensi penyimpangan.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menjamin ketersediaan pasokan listrik bagi masyarakat. Dengan pengawasan yang lebih ketat, pemerintah berharap distribusi batu bara ke pembangkit dapat berjalan lancar dan tidak kembali memicu gangguan pada sistem kelistrikan.

Baca Juga: Bahlil: Uji Coba CNG 3 Kg Masuk Tahap Akhir

Di sisi lain, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo melaporkan kondisi kelistrikan di Pulau Jawa mulai membaik. Menurutnya, pasokan batu bara ke pembangkit milik PLN maupun pembangkit swasta telah kembali mengalir lebih lancar dan sesuai dengan kebutuhan operasional.

Selain didukung membaiknya pasokan energi primer, sistem kelistrikan Jawa juga semakin stabil setelah salah satu pembangkit besar milik mitra swasta yang sebelumnya mengalami gangguan teknis berhasil diperbaiki dan kembali tersinkronisasi dengan jaringan listrik Jawa pada Minggu malam.

“Pembangkit tersebut telah kembali memasok listrik sehingga membantu memperkuat pasokan daya di Pulau Jawa,” ujar Darmawan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: