Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kembali Unjuk Gigi, Ekspor Mobil Indonesia Langsung Cetak Rekor Baru di Mei 2026

Kembali Unjuk Gigi, Ekspor Mobil Indonesia Langsung Cetak Rekor Baru di Mei 2026 Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ekspor kendaraan utuh atau Completely Built Up (CBU) Indonesia berhasil bangkit pada Mei 2026 setelah mengalami perlambatan selama dua bulan berturut-turut.

Data perdagangan otomotif menunjukkan volume ekspor CBU mencapai 47.560 unit pada Mei. Angka tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang tahun berjalan sekaligus melampaui capaian Februari yang sebelumnya menjadi bulan terbaik dengan 46.585 unit.

Sebelumnya, kinerja ekspor kendaraan Indonesia sempat mengalami tekanan. Setelah mencatatkan ekspor sebesar 46.585 unit pada Februari, volumenya turun menjadi 36.867 unit pada Maret dan kembali melemah ke 36.207 unit pada April.

Penurunan selama dua bulan beruntun tersebut sempat memunculkan kekhawatiran mengenai perlambatan permintaan kendaraan produksi Indonesia di pasar global. Namun, data Mei menunjukkan industri otomotif nasional mampu melakukan pemulihan dengan cepat.

Jika dibandingkan April, ekspor mobil Indonesia pada Mei melonjak lebih dari 11.000 unit atau naik sekitar 31 persen. Lonjakan ini menjadi sinyal bahwa permintaan terhadap kendaraan buatan Indonesia masih cukup kuat di pasar internasional.

Baca Juga: Ekspor Komponen Otomotif RI Tembus 25,7 Juta Unit, Lima Kali Lipat Impor

Baca Juga: Kejar Target 5.000 Desa Ekspor, Kemendes Gandeng Barantin

Di sisi lain, volume impor kendaraan utuh masih berada jauh di bawah ekspor. Pada Mei 2026, impor CBU tercatat hanya 4.548 unit, atau sekitar sepersepuluh dari total kendaraan yang diekspor Indonesia pada periode yang sama.

Capaian tersebut semakin mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu basis produksi otomotif utama di kawasan. Dengan tren pemulihan yang terlihat pada Mei, industri berharap momentum positif ini dapat terus berlanjut hingga semester kedua 2026.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman

Tag Terkait: