5 Peserta Tewas, Menteri HAM Desak Kemenhan Evaluasi Total Latsarmil Kopdes: Penguatan Mental Tak Mesi Pelatihan Gaya Militer
Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, meminta Kementerian Pertahanan (Kemenhan) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) menyusul meninggalnya lima peserta dalam program tersebut.
Pelatihan fisik bergaya militer itu diperuntukkan bagi calon Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Menurut Pigai, insiden tersebut harus menjadi bahan evaluasi serius terhadap sistem pembentukan karakter dan kedisiplinan yang diterapkan.
"Saya sarankan sistem pendidikannya dievaluasi secara menyeluruh. Ihwal penguatan mental tidak mesti melalui pelatihan bergaya militer," kata Natalius Pigai, Senin (29/6/2026).
Pigai menilai pembentukan karakter calon manajer koperasi seharusnya lebih menitikberatkan pada peningkatan pengetahuan, kejujuran, tanggung jawab, serta kemampuan manajerial.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut dapat dibangun tanpa harus mengandalkan latihan fisik yang berisiko terhadap keselamatan peserta.
Selain meminta evaluasi sistem pelatihan, Kementerian HAM juga mendesak agar penyebab meninggalnya lima peserta diusut secara profesional dan ilmiah.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan kejelasan bagi keluarga korban sekaligus menjadi dasar perbaikan penyelenggaraan program di masa mendatang.
Sebagai tindak lanjut, Kementerian HAM akan menerjunkan tim ke lapangan untuk memantau proses penyelidikan.
Tim tersebut juga bertugas memastikan pelaksanaan program serupa tetap memperhatikan prinsip-prinsip hak asasi manusia dan perlindungan terhadap peserta.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat