Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Tak Hanya SIM Fisik, eSIM Kini Wajib Registrasi Biometrik

Tak Hanya SIM Fisik, eSIM Kini Wajib Registrasi Biometrik Kredit Foto: WE
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (XLSmart) memastikan kewajiban registrasi kartu SIM berbasis biometrik yang mulai berlaku pada 1 Juli 2026 juga diterapkan bagi pelanggan baru pengguna embedded SIM (eSIM). Meski demikian, perusahaan menjamin proses registrasi tetap mudah melalui berbagai kanal digital maupun layanan tatap muka.

Group Head Corporate Communications & Sustainability XLSmart, Reza Mirza, mengatakan kebijakan registrasi biometrik tidak hanya berlaku bagi pengguna kartu SIM fisik, tetapi juga pelanggan baru yang mengaktifkan eSIM.

"Ya. Registrasi biometrik berlaku untuk registrasi pelanggan baru, termasuk pengguna eSIM, sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Reza kepada Warta Ekonomi, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, perusahaan telah merancang proses registrasi eSIM agar tetap sederhana sehingga pelanggan dapat mengaktifkan layanan dengan mudah tanpa mengurangi aspek keamanan dalam proses verifikasi identitas.

Untuk mendukung implementasi kebijakan tersebut, XLSmart mengaku telah menyiapkan sistem registrasi biometrik sejak jauh hari. Perusahaan bahkan menjalankan program pilot sejak September 2025 melalui gerai fisik maupun kanal digital sehingga sistem yang digunakan saat ini telah melalui tahap uji operasional.

Pelanggan dapat melakukan registrasi melalui berbagai kanal, seperti XL Center, Galeri Smartfren, situs registrasi resmi, aplikasi myXL, AXISNet, mySF, maupun jaringan retail outlet XLSM XLSmart RT di berbagai daerah.

"Melalui berbagai kanal tersebut, kami ingin memastikan proses registrasi tetap mudah, cepat, dan dapat diakses oleh seluruh pelanggan," kata Reza.

Baca Juga: Berlaku 1 Juli, XLSMART Perluas Akses Registrasi SIM Biometrik

Baca Juga: Registrasi Kartu SIM Kini Pakai Verifikasi Wajah Mulai 1 Juli 2026, Ini Keunggulannya

Ia menilai penerapan registrasi biometrik merupakan investasi jangka panjang untuk membangun ekosistem telekomunikasi yang lebih aman, tepercaya, dan berkelanjutan. Selain memperkuat verifikasi identitas pelanggan, kebijakan tersebut diharapkan mampu menekan penyalahgunaan identitas dalam registrasi nomor prabayar sekaligus mendukung peningkatan keamanan ekosistem digital nasional.

Reza juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), serta pelaku industri telekomunikasi dalam mempersiapkan implementasi kebijakan tersebut.

"Koordinasi yang berkelanjutan akan tetap menjadi faktor penting agar implementasi dapat berjalan lancar, termasuk dalam aspek sosialisasi kepada masyarakat, kesiapan ekosistem digital, serta menjaga pengalaman registrasi pelanggan tetap mudah dan nyaman," tutupnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri