Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Legenda Manchester United Pertanyakan Penalti Belgia: 'Saya Yakin Itu Bukan Penalti'

Legenda Manchester United Pertanyakan Penalti Belgia: 'Saya Yakin Itu Bukan Penalti' Kredit Foto: FIFA
Warta Ekonomi, Jakarta -

Legenda Timnas Inggris dan Manchester United, Gary Neville, mempertanyakan keputusan wasit yang menghadiahkan penalti kepada Belgia pada laga melawan Senegal di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Menurutnya, keputusan tersebut menjadi titik balik yang mengubah hasil pertandingan secara dramatis.

Penalti itu memastikan Belgia menang 3-2 atas Senegal setelah sempat tertinggal dua gol, sekaligus mengamankan tiket menuju babak 16 besar.

Kontroversi bermula pada menit-menit akhir babak perpanjangan waktu ketika gelandang Belgia, Youri Tielemans, terjatuh di kotak penalti usai berduel dengan pemain Senegal, Camara.

Wasit sempat menghentikan pertandingan cukup lama untuk melakukan pemeriksaan melalui Video Assistant Referee (VAR) sebelum akhirnya menunjuk titik putih.

Tielemans yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan mencetak gol kemenangan Belgia pada menit ke-120+5.

Namun keputusan tersebut langsung memicu perdebatan, termasuk dari Gary Neville yang menjadi analis pertandingan.

"Saya yakin kalau itu tidaklah penalti," tegas Gary Neville.

Mantan bek Manchester United itu menilai kontak yang terjadi antara Camara dan Tielemans terlalu minim untuk menghasilkan hadiah penalti.

Menurut Neville, situasi tersebut baru layak dianggap pelanggaran apabila Tielemans lebih dulu menguasai bola sebelum menerima tekel.

"Jika Tielemans menyentuh bola dan kena tekel, barulah itu penalti," jelasnya.

Keputusan wasit itu menjadi sorotan karena terjadi saat Senegal sedang berjuang mempertahankan hasil imbang setelah keunggulan dua gol mereka berhasil disamakan Belgia pada lima menit terakhir waktu normal.

Sebelumnya Senegal tampil impresif dengan unggul 2-0 melalui gol Diarra pada menit ke-24 dan Sarr pada menit ke-51.

Belgia kemudian bangkit lewat gol Romelu Lukaku dan Youri Tielemans sebelum akhirnya memastikan kemenangan melalui penalti kontroversial tersebut.

Meski banyak pihak mempertanyakan keputusan wasit, pelatih Senegal, Pape Thiaw, memilih tidak memperpanjang polemik.

"Saya tidak ingin mengomentari keputusan wasit," ujar Pape Thiaw.

Baca Juga: Harry Kane Bersinar! Inggris Comeback Dramatis atas RD Kongo

Ia mengakui timnya gagal mempertahankan keunggulan yang sudah berada di tangan dan lebih memilih fokus mengevaluasi permainan anak asuhnya.

"Ini menyakitkan, tapi kita harus memberi selamat kepada tim yang telah berjuang habis-habisan. Kami tidak berhasil mengelola keunggulan 2-0 dengan baik. Semua orang boleh mengomentari penalti itu, tapi saya tidak ingin membahasnya," tutup Thiaw.

Kemenangan dramatis tersebut membawa Belgia melangkah ke babak 16 besar, sementara Senegal harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan meninggalkan kontroversi yang masih ramai diperdebatkan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama