Rupiah Menguat ke Level Rp17.963 Meksi Setoran Pajak Korporasi Melambat
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat ke level Rp17.963 pada perdagangan Jumat (3/7/2026). Mata uang Garuda menguat 32 poin dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.995 per USD.
Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengatakan penguatan rupiah terjadi usai mesin penerimaan pajak penghasilan (PPh) Indonesia mulai kehilangan tenaga.
Laporan OECD Revenue Statistics in Asia and the Pacific 2026 mencatat penerimaan dari kelompok pajak atas penghasilan, laba, dan keuntungan modal (taxes on income, profits and capital gains) praktis tidak mengalami pertumbuhan dibandingkan tahun sebelumnya.
"Data OECD menunjukkan penerimaan pajak penghasilan hanya naik dari Rp1.061,24 triliun pada 2023 menjadi Rp1.061,94 triliun pada 2024," kata Ibrahim kepada wartawan.
Kenaikannya hanya sekitar Rp700 miliar atau setara 0,07% secara tahunan. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan pertumbuhan total penerimaan pajak Indonesia.
Pada periode yang sama, total penerimaan pajak meningkat dari Rp2.517,66 triliun menjadi Rp2.620,67 triliun, atau bertambah sekitar Rp103 triliun.
"Apabila ditelisik, melambatnya pertumbuhan pajak penghasilan dipengaruhi oleh turunnya penerimaan dari pajak penghasilan badan," kata dia.
Baca Juga: Pelemahan Rupiah Belum Ganggu Kinerja Asuransi Properti
Baca Juga: Rupiah Terpuruk, Purbaya: Jangan Salahin Saya, Itu Tugas BI!
OECD mencatat penerimaan pajak korporasi turun dari Rp829,66 triliun pada 2023 menjadi Rp818,30 triliun pada 2024, atau berkurang sekitar Rp11,36 triliun.
Sebaliknya, penerimaan pajak penghasilan orang pribadi masih mencatat pertumbuhan. Setoran dari kelompok ini meningkat dari Rp231,59 triliun menjadi Rp243,64 triliun, atau bertambah sekitar Rp12,05 triliun. Meski mulai melambat, pajak penghasilan masih menjadi salah satu sumber utama penerimaan negara.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: