Sarwendah Koar-koar Mau Buka 'Rahasia', Ruben Onsu Ikut Siapkan Kejutan
Kredit Foto: Instagram/ruben_onsu
Drama sengketa hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah terus memanas. Menjelang sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, kedua belah pihak kini saling melontarkan sinyal memiliki bukti yang siap dibuka di hadapan hakim.
Pernyataan kubu Sarwendah yang berencana mengungkap fakta-fakta baru langsung mendapat balasan dari pihak Ruben Onsu. Mereka memastikan tidak sedikit pun gentar menghadapi ancaman tersebut.
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, sebelumnya mengungkap bahwa pihaknya sengaja menyimpan sejumlah fakta penting yang belum pernah disampaikan ke publik.
"Beberapa hal sangat penting akan kami sampaikan nanti di Pengadilan. Hal penting tersebut sebelumnya belum pernah kami sampaikan di media," kata Chris Sam Siwu kepada awak media, Kamis (2/7/2026).
Baca Juga: Perang Hak Asuh Dimulai! Sarwendah Siap Mati-matian Hadapi Gugatan Ruben Onsu
Menurut Chris, seluruh materi hukum telah dipersiapkan secara matang demi membela kepentingan kliennya.
"Kami sangat siap menghadapi gugatan tersebut. Kami akan menyampaikan semua argumen hukum yang didukung bukti dan saksi terkait persoalan yang sebenarnya secara utuh," ujarnya.
Namun, kubu Ruben Onsu menilai ancaman tersebut sama sekali tidak memengaruhi langkah kliennya untuk memperjuangkan hak asuh anak.
Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menegaskan gugatan tetap akan berjalan sampai proses persidangan selesai.
"Apakah pernyataan akan bongkar 1 sampai 6 oleh S melalui kuasa hukumnya itu menghentikan langkah Ruben? Tidak kan. Itu menunjukkan bukti bahwa Ruben tidak pernah gentar," kata Minola.
Ia juga mempertanyakan narasi yang seolah menggambarkan Ruben akan hancur apabila fakta tertentu dibuka.
"Jangan dicitrakan seolah ada sesuatu yang kalau dibuka akan membuat Ruben habis. Apa yang membuat Ruben habis sebagai seorang ayah yang ingin berkumpul dengan anaknya? Nggak ada lah," ujarnya.
Baca Juga: Sarwendah Ancam Bongkar Sesuatu, Kubu Ruben Onsu Balas dengan 'Senjata' Baru
Meski begitu, Minola mengisyaratkan pihaknya juga memiliki bukti yang akan dipaparkan saat persidangan nanti.
"Dalam gugatan kami, kami menyampaikan terkait dengan masalah anak-anak ini patut diduga berada dalam lingkungan yang tidak aman. Adanya dugaan eksploitasi anak, anak dilibatkan dalam live TikTok di malam hari," ungkap dia.
Dengan masing-masing kubu mengklaim membawa bukti mengejutkan, sidang perdana pada 15 Juli 2026 diprediksi menjadi salah satu persidangan yang paling menyita perhatian publik.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: