Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Dana Pensiun RI Makin Gemuk, OJK Catat Aset Naik Jadi Rp1.693 Triliun

Dana Pensiun RI Makin Gemuk, OJK Catat Aset Naik Jadi Rp1.693 Triliun Kredit Foto: (Istimewa)
Warta Ekonomi, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total aset industri dana pensiun mencapai Rp1.693,37 triliun hingga Mei 2026 atau tumbuh 7,71% secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan tersebut ditopang oleh peningkatan kinerja program pensiun sukarela maupun program pensiun wajib.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono mengatakan kinerja industri dana pensiun tetap solid hingga Mei 2026, tercermin dari pertumbuhan aset yang konsisten.

"Total aset dana pensiun per Mei 2026 tumbuh sebesar 7,71% (yoy) dengan nilai mencapai Rp1.693,37 triliun," ujar Ogi dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK Juni 2026, Selasa (7/7/2026).

Ogi menjelaskan, pertumbuhan industri ditopang oleh kinerja positif dua segmen utama, yakni program pensiun sukarela dan program pensiun wajib, yang sama-sama mencatatkan peningkatan aset, jumlah peserta, serta nilai iuran.

Pada program pensiun sukarela, total aset tercatat mencapai Rp410,65 triliun hingga Mei 2026, meningkat 4,94% dibandingkan Rp391,33 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah peserta juga naik menjadi 5,39 juta orang dari 5,32 juta peserta pada Mei 2025.

Dari sisi penghimpunan dana, nilai iuran program pensiun sukarela mencapai Rp16,98 triliun atau tumbuh 11,98% secara tahunan. Adapun nilai manfaat yang dibayarkan mencapai Rp19,02 triliun, meningkat 14,95% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: MK Putuskan Dana Pensiun Kini Bisa Dicairkan Sekaligus

Baca Juga: OJK Ungkap Iuran Dana Pensiun Naik 8,62%, Peserta Tembus 30,11 Juta

Sementara itu, program pensiun wajib yang mencakup Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan, serta program tabungan hari tua dan akumulasi iuran pensiun bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri mencatatkan pertumbuhan yang lebih tinggi.

Total aset program pensiun wajib mencapai Rp1.282,72 triliun hingga Mei 2026 atau meningkat 8,63% secara tahunan. Jumlah peserta juga bertambah menjadi 24,88 juta orang dari 23,47 juta peserta pada Mei 2025 atau naik 5,76%.

Selain itu, nilai iuran program pensiun wajib mencapai Rp50,27 triliun atau meningkat 7,40% (yoy). Sementara nilai manfaat yang dibayarkan tercatat sebesar Rp31,69 triliun atau tumbuh 12,81% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri