Lionel Scaloni Tak Kuasa Menahan Tangis usai Argentina Singkirkan Mesir, Hanya Mampu Sebut Timnya Luar Biasa
Kredit Foto: Istimewa
Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, tidak mampu menyembunyikan emosinya setelah timnya memastikan tiket ke perempat final Piala Dunia 2026 dengan kemenangan dramatis atas Mesir.
Argentina membalikkan keadaan untuk menang 3-2 meski sempat tertinggal dua gol lebih dahulu pada laga babak 16 besar yang berlangsung di Atlanta Stadium, Rabu (8/7/2026).
Kemenangan tersebut membuat Scaloni larut dalam suasana haru hingga tak sanggup menyelesaikan wawancara usai pertandingan.
Pelatih berusia 48 tahun itu bahkan meminta maaf kepada jurnalis karena tidak mampu mengungkapkan perasaannya setelah menyaksikan perjuangan anak asuhnya.
"Saya tidak sanggup menatap Anda, maaf. Saya terlalu emosional. Tim ini sungguh luar biasa, itu saja. Saya harus pergi, saya tidak sanggup," ujar Scaloni.
Setelah menyampaikan kalimat singkat tersebut, Scaloni mengusap air matanya sebelum meninggalkan lokasi wawancara.
Ekspresi emosional Scaloni muncul setelah Argentina mencatat salah satu kemenangan paling dramatis di Piala Dunia 2026.
Albiceleste sempat berada di ujung eliminasi setelah Mesir unggul 2-0 melalui gol Yasser Ibrahim pada menit ke-15 dan Mostafa Ziko pada menit ke-67.
Situasi berubah drastis memasuki 15 menit terakhir pertandingan ketika Argentina mulai menunjukkan kebangkitannya.
Cristian Romero memperkecil ketertinggalan pada menit ke-79 untuk membuka harapan Argentina mengejar hasil.
Lionel Messi kemudian menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-89 sekaligus menghidupkan peluang juara bertahan untuk lolos ke babak berikutnya.
Drama mencapai puncaknya ketika Enzo Fernandez mencetak gol kemenangan pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+3, yang memastikan Argentina menang 3-2.
Keberhasilan membalikkan keadaan dari ketertinggalan dua gol menjadi kemenangan membuat Argentina mengamankan satu tempat di babak perempat final Piala Dunia 2026.
Scaloni pun hanya mampu memuji perjuangan para pemainnya yang tidak menyerah hingga peluit panjang dibunyikan.
Baginya, semangat juang yang ditunjukkan skuad Argentina menjadi alasan utama di balik comeback dramatis tersebut.
Kemenangan ini juga menjaga peluang Argentina mempertahankan gelar juara dunia yang diraih pada edisi sebelumnya, sekaligus menambah daftar laga penuh drama yang telah mereka jalani di Piala Dunia 2026.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: