Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pertagas Targetkan Proyek Pipa BBM Cikampek–Plumpang Rampung 2027

Pertagas Targetkan Proyek Pipa BBM Cikampek–Plumpang Rampung 2027 Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Pertamina Gas (Pertagas) menargetkan proyek pipanisasi jalur Cikampek–Plumpang untuk pengangkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) dapat rampung pada tahun 2027. Saat ini, proyek strategis tersebut dilaporkan telah resmi memasuki tahap konstruksi fisik.

"Rencana kita akan ada proyek yang diselesaikan di 2027, insyaallah itu adalah untuk mengangkut BBM," ujar Corporate Secretary Pertamina Gas, Sulthani Adil Mangatur, di Stasiun Kompresor Gas (SKG) Tegalgede, Cikarang, Rabu (8/7/2026).

Dalam pelaksanaannya, Sulthani menjelaskan bahwa Pertagas bertindak sebagai pelaksana pembangunan, sementara kepemilikan aset sepenuhnya berada di tangan anak usaha Pertamina lainnya.

"Pertagas bertindak sebagai pelaksana konstruksinya dan merupakan proyek milik PT Pertamina Patra Niaga," jelasnya kepada Warta Ekonomi, Kamis (9/7/2026).

Pembangunan infrastruktur ini sendiri merupakan kelanjutan dari rencana jangka panjang perseroan. 

Pertagas sebelumnya telah menandatangani Business Agreement untuk proyek Fuel Pipeline Cikampek–Plumpang ini sejak tahun 2024 lalu. Berdasarkan perencanaan tersebut, pipa penyalur BBM ini dirancang membentang sepanjang 96 kilometer dengan diameter pipa berukuran 16 inci.

Baca Juga: Pertagas Sebut Cisem II Perkuat Pasokan Gas Jawa Barat

Baca Juga: Pemerintah Andalkan Jaringan Pipa untuk Program CNG, Pertagas Siap Ambil Peran

Proyek pipanisasi BBM ini sekaligus memperkuat portofolio bisnis Pertagas yang bergerak di sektor transportasi gas dan minyak, niaga gas, regasifikasi, produksi LPG, hingga pengelolaan terminal dan penyimpanan LNG.

Hingga tahun 2025, Pertagas tercatat telah mengelola jaringan pipa sepanjang 2.991 kilometer. Kinerja operasional perseroan juga terus menunjukkan tren positif, di mana volume transportasi minyak mencapai 63.806 barel atau meningkat 8% secara tahunan (year-on-year). Sementara itu, volume transportasi gas juga tumbuh 4% hingga mencapai 582.724 MMSCF.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra