Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

dr. Tifa Masih Kompak dengan Roy Suryo, Siapkan 'Serangan' untuk Jokowi Soal Masa Kuliah

dr. Tifa Masih Kompak dengan Roy Suryo, Siapkan 'Serangan' untuk Jokowi Soal Masa Kuliah Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr. Tifa membantah kabar yang menyebut hubungan keduanya retak di tengah proses hukum terkait perkara dugaan pencemaran nama baik yang berawal dari polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). 

Keduanya menegaskan tetap kompak dan memiliki tujuan yang sama dalam menghadapi proses hukum, termasuk menyiapkan langkah apabila Jokowi hadir dalam persidangan.

Klarifikasi tersebut disampaikan saat Roy Suryo dan dr. Tifa tampil bersama dalam tayangan di kanal YouTube milik Roy Suryo, Rabu (15/7/2026). Kemunculan keduanya sekaligus menjawab isu yang berkembang bahwa mereka sudah tidak lagi sejalan.

"Kami tampil berdua untuk menjawab isu, gosip, fitnah. Jadi, saya dan dokter Tifa sengaja tampil di sini untuk menjawab apa yang menjadi celotehan masyarakat bahwa kami berdua pecah kongsi. Kemudian, setelah itu tidak sejalan lagi," kata Roy Suryo.

dr. Tifa juga menegaskan hubungan dan perjuangannya bersama Roy Suryo tetap berjalan beriringan meski kini keduanya menjalani proses hukum dengan status berbeda. Menurutnya, perbedaan jalur perkara tidak mengubah tujuan yang mereka perjuangkan.

"Kita tetap seiring sejalan, menegakkan keadilan dan kebenaran. Bagaikan rel kereta api, jalan seiring. Kalau relnya ke kanan, yang satu lurus atau tiba-tiba menjadi satu, malah terguling," ujar dr. Tifa.

Kekompakan keduanya juga tercermin dari langkah yang disiapkan menjelang agenda pembuktian di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. dr. Tifa mengaku telah menyiapkan pertanyaan yang ingin diajukan secara langsung apabila Jokowi hadir sebagai pihak dalam persidangan.

Melalui akun X pribadinya, dr. Tifa mengatakan pertanyaan yang paling ingin dia sampaikan berkaitan dengan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Jokowi saat masih menjadi mahasiswa Universitas Gadjah Mada.

"Jika Jokowi hadir di persidangan. Pertanyaan yang tidak sabar saya tanyakan adalah: TENTANG KKN!," tulis dr. Tifa.

Menurut dr. Tifa, ia ingin mengklarifikasi perbedaan keterangan mengenai waktu pelaksanaan KKN yang pernah disampaikan Jokowi. Ia menilai terdapat perbedaan dengan informasi yang disebutnya merujuk pada keterangan Bareskrim Polri pada 2025.

dr. Tifa menyatakan apabila kembali ditemukan perbedaan keterangan dalam persidangan, ia akan mempertimbangkan langkah hukum lanjutan.

Baca Juga: Roy Suryo dan dr. Tifa Bantah 'Cari Selamat Sendiri' dan Pecah Kongsi

"Sebab jika jawabannya mencla-mencle lagi, saya akan laporkan video pernyataan ybs bahwa dia KKN awal tahun 1985 sebagai pembohongan publik," ujarnya.

Sementara itu, kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, memastikan kliennya siap memenuhi panggilan pengadilan pada agenda pembuktian. Menurut Yakup, Jokowi berencana hadir dengan membawa dokumen ijazah dari seluruh jenjang pendidikan yang menjadi objek perkara.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat