Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Sheringham Bongkar Sisi Keras Argentina, Inggris Diminta Waspada Jelang Semifinal Piala Dunia 2026

Sheringham Bongkar Sisi Keras Argentina, Inggris Diminta Waspada Jelang Semifinal Piala Dunia 2026 Kredit Foto: FIFA
Warta Ekonomi, Jakarta -

Inggris boleh saja menaruh perhatian besar kepada Lionel Messi jelang semifinal Piala Dunia 2026. Namun, legenda The Three Lions Teddy Sheringham mengingatkan bahwa ancaman Argentina bukan hanya berasal dari sang kapten, melainkan juga karakter keras para pemain belakangnya.

Inggris akan berhadapan dengan Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Kamis (16/7/2026) pukul 02.00 WIB. Duel ini menjadi salah satu laga paling dinantikan karena mempertemukan dua negara dengan sejarah panjang di ajang sepak bola terbesar dunia.

Sheringham memiliki pengalaman menghadapi Argentina di Piala Dunia. Mantan penyerang Inggris itu pernah menjadi bagian dari tim saat kedua negara bertemu pada edisi 1998 dan 2002.

Dari pengalamannya tersebut, Sheringham tahu betul bagaimana karakter permainan Argentina. Ia menilai pemain-pemain Amerika Selatan memiliki gaya bertahan yang agresif dan tidak ragu melakukan kontak fisik untuk menghentikan lawan.

"Bek-bek Amerika Selatan itu nakal," ujar Sheringham sambil tersenyum, dikutip dari laman resmi FIFA, Rabu (15/7/2026).

"Mereka sangat keras. Mereka bahkan akan menendang nenek mereka sendiri kalau merasa neneknya akan mencetak gol! Menghentikan lawan adalah segalanya bagi mereka," lanjutnya.

Meski memperingatkan Inggris soal gaya bermain Argentina, Sheringham tetap optimistis negaranya mampu melangkah ke final Piala Dunia 2026. Ia menilai peluang Inggris sangat besar karena memiliki pemain-pemain berkualitas di lini depan.

Salah satu pemain yang mendapat sorotan adalah Harry Kane. Kapten Inggris tersebut tampil tajam dengan koleksi enam gol di Piala Dunia 2026, jumlah yang sama dengan gelandang serang Jude Bellingham.

Menurut Sheringham, Kane menjadi salah satu alasan Inggris bisa bermimpi kembali tampil di final Piala Dunia setelah terakhir kali mencapai partai puncak sekaligus menjadi juara pada 1966.

"Dia adalah pemain yang benar-benar komplet. Tidak ada kelemahan dalam permainannya maupun dalam kemampuan yang dimilikinya," puji Sheringham kepada Kane.

Baca Juga: Scaloni Tegas Minta Laga Argentina vs Inggris Tak Dikaitkan Perang Malvinas, Fokus ke Sepak Bola

Namun, Sheringham juga menegaskan Inggris tidak boleh lengah karena Argentina masih memiliki sosok Lionel Messi. Meski sudah berusia 39 tahun, Messi tetap menjadi pusat permainan Albiceleste.

Messi saat ini menjadi salah satu pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026 dengan delapan gol bersama Kylian Mbappe. Ia juga tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia dengan 21 gol dari enam edisi yang diikutinya.

"Dia memang sudah tidak sedinamis dulu, tetapi semua hal baik dalam permainan Argentina masih berawal darinya. Inggris harus bisa menghentikannya bermain. Visi bermain dan sentuhan bolanya benar-benar luar biasa," kata Sheringham.

Inggris kini bersiap menghadapi Argentina dalam duel penuh sejarah. Selain mempertaruhkan tiket final, pertandingan ini juga akan menjadi ujian bagi The Three Lions untuk membuktikan apakah mereka mampu meredam kombinasi pengalaman Messi dan karakter keras khas Argentina.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama