Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Cetak SDM Berdaya Saing Global, Daihatsu Tegaskan Komitmen Keberlanjutan Vokasi di GIIAS 2026

Cetak SDM Berdaya Saing Global, Daihatsu Tegaskan Komitmen Keberlanjutan Vokasi di GIIAS 2026 Kredit Foto: Ilham Nurul Karim
Warta Ekonomi, Jakarta -

Daihatsu memanfaatkan ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 untuk kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor otomotif. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan penghargaan kepada sekolah dan peserta terbaik dalam ajang Daihatsu SMK Skill Contest 2026.

Penganugerahan tersebut digelar di booth Daihatsu, Hall 7B ICE BSD City, Tangerang, Rabu (5/8/2026), sebagai bagian dari program pendidikan vokasi "Pintar Bersama Daihatsu". Program ini bertujuan memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan dengan kebutuhan industri sehingga lulusan SMK memiliki kompetensi yang sesuai dengan perkembangan teknologi otomotif.

Human Resources and General Affairs Director PT Astra Daihatsu Motor, Nilawati Irjani, mengatakan penyelenggaraan penghargaan di GIIAS bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol pentingnya kolaborasi antara industri dan dunia pendidikan.

"Kami mengucapkan selamat kepada sekolah SMK, siswa, serta guru pemenang Daihatsu SMK Skill Contest 2026. Penghargaan yang diadakan bertepatan di ajang GIIAS 2026 ini menjadi simbol sinergi antara perkembangan produk, teknologi, yang juga harus sejalan dengan talenta masa depan berkualitas yang akan menggerakkan industri pada masa mendatang," ujar Nilawati.

Menurut dia, sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang memiliki daya saing global sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan industri otomotif nasional.

"Kami berharap sinergi positif antara dunia pendidikan dan industri dapat melahirkan talenta muda yang unggul dengan daya saing global, dan berkontribusi bagi kemajuan industri nasional," katanya.

Tahun ini, Daihatsu SMK Skill Contest memasuki penyelenggaraan ke-9 sejak pertama kali digelar pada 2012. Kompetisi tersebut diikuti sekitar 380 SMK binaan Daihatsu dengan melibatkan lebih dari 760 peserta yang terdiri dari siswa dan guru pendamping.

Ajang ini menjadi wadah bagi peserta untuk menguji kemampuan teknis, berbagi pengalaman, sekaligus menunjukkan kesiapan menghadapi perkembangan teknologi di industri otomotif. Penyelenggaraannya juga melibatkan pemerintah serta berbagai institusi pendidikan dan industri.

Dalam kesempatan itu, Daihatsu memberikan penghargaan berupa uang pembinaan, beasiswa bagi siswa berprestasi, hingga bantuan alat praktik berupa mesin dan transmisi untuk sekolah-sekolah pemenang.

SMK NU Ma'arif Kudus, Jawa Tengah, berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati SMK Negeri 1 Lintau Buo, Sumatera Barat, disusul SMK Al Mufti Subang, Jawa Barat, di peringkat ketiga. Sementara penghargaan Best Student diraih Muhamad Nurrezki dari SMK Negeri 1 Lintau Buo dan Best Teacher diberikan kepada Mahfud Fauzi dari SMK NU Ma'arif Kudus.

Program pembinaan pendidikan vokasi Daihatsu sendiri telah berjalan sejak 2010. Hingga kini, perusahaan mencatat telah menjangkau lebih dari 445 SMK binaan di berbagai daerah, melibatkan lebih dari 35.000 siswa, sekitar 3.000 guru, serta memberikan manfaat kepada lebih dari 50.000 penerima.

Pembinaan dilakukan melalui penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri, peningkatan kompetensi guru dan siswa, penguatan budaya kerja industri, hingga penyediaan sarana praktik. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Daihatsu dalam menyiapkan tenaga kerja terampil yang siap bersaing di industri otomotif Indonesia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Dwi Aditya Putra